Yayasan Miftahul Ulum Dapat Bantuan Ba,bun Tahap Dua Tahun 2020 PP TPQ, MDT 45.000 000.

0

Majalengka – Sergapreborn

Isu pemotongan bantuan pesantren sempat muncul pada pencairan tahap I Sebagai antisipasi, Kemenag melakukan perbaikan teknis pencairan dan mengumumkan daftar nama bantuan melalui website agar mudah diakses.

Selain bantuan operasional, Kemenag juga memberikan bantuan pembelajaran daring kepada 14.115 lembaga. Masing-masing lembaga mendapat Rp15juta, namun diberikan per bulan Rp 5 juta selama tiga bulan. BOP juga disalurkan untuk 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan 112.008 Lembaga Pendidikan Al Qur’an (LPQ). Masing-masing MDT dan LPQ akan mendapat Rp10juta.

Anggaran tersebut dicairkan dalam tiga tahap. Tahap pertama, dicairkan mulai akhir Agustus dengan anggaran Rp930,84 miliar (35,8 persen). Tahap kedua dicairkan pada awal Oktober dengan anggaran mencapai Rp1,089 triliun (41,9 persen). Tahap III sebesar Rp578,62 miliar atau 22,3persen, dijadwalkan cair mulai awal November.

Bantuan Operasional (BOP) di masa pandemi Covid-19 ini diberikan negara untuk membantu 21.173 pesantren, 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), dan 112.008 Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ).

Sebanyak 88.278 pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan tercatat sebagai penerima bantuan operasional di masa pandemi Covid-19 tahap 2.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan, bantuan ini sangat penting untuk membantu pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Daftar penerima sengaja diumumkan terbuka agar lebih transparan dan mudah diakses publik sehingga bisa langsung ditindaklanjuti untuk proses pencairan bantuan.

bentuk perhatian negara terhadap pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19. Penerima bantuan tidak berhutang terhadap siapapun dan karenanya tidak perlu memotong bantuannya untuk diberikan kepada siapapun,”

Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan, bahwa tidak ada pemotongan dalam pencairan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pesantren, apalagi uang terima kasih.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi memastikan, tidak ada potongan dalam bentuk apapun dalam pencairan BOP Pesantren. Termasuk tidak ada kewajiban uang harus dibelanjakan ke pihak tertentu.

Tapi lain hal yang terjadi dengan Yayasan Miftahul Ullum Blok Simpur Desa Dayeuh Wangi Kec Lemahsugih kab Majalengka. Yang di dalam nya ada TPQ dapat bantuan Rp. 10.000.000 MDT Rp. 10.000.000 Ponpes nya Rp. 25.000.000 uang yang masuk Yayasan tersebut Rp. 45.000.000

Menurut pengelola ponpes Ustad Uf. Menuturkan kepada awak media uang bantuan tersebut sudah saya belikan semua tarmasuk beli selang Rp. 11.000.000 untuk HOK Rp. 5.000.000 berikut pembuatan tuk.

Saat ditanya pembuatan Laporan Per tanggung jawaban. (LPN) ungkapnya di buat oleh porum. Biaya Rp. 500.000 dan di tambah untuk kegiatan porum Rp. 500.000
Jadi dari 45.000.000 tiga jita untuk membiat LPJ Dan untuk porum Rp. 500.000.

(Gun)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here