Wisata Religi Situ Lengkong Panjalu Pantas Menjadi Destinasi Wisata Dunia

0

Ciamis – Panjalu, (Sergapreborn.id.)

Kepala Desa Panjalu Kabupaten Ciamis R. Haris R. Cakradinata, SE. Menyampaikan bahwa Tahun 2017 Acara NYANGKU sudah mendapat Penghargaan Kemendikbud RI dengan Predikat WBTB ( Warisan Budaya Tak Benda ) dan sekarang sedang di ajukan ke UNESCO PBB untuk mendapat Sertifikat Destinasi Wisata Dunia.

Photo Kepala Desa Panjalu

Tahun 2018 Desa Panjalu juga mendapat Penghargaan Terbaik Nasional dari Kemendes RI untuk kategori Akselerasi Percepatan Pembangunan Desa / Indeks Desa Membangun (IDM) Dimana dari PAD Desa melalui APBDes Desa Panjalu telah membangun Kantor Desa secara Swadaya Murni dari PAD Desa.

Kadus Cukang Padung

Harapan Masyarakat Desa Panjalu kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat dan Pusat agar mendukung Sarana Prasarana Jalan Akses Masuk ke Panjalu dan ke Situ Lengkong Panjalu diperlebar serta Penataan Fasilitas Umum dan Sosial Taman Alun-Alun Boros Ngora serta Kawasan Situ Lengkong Panjalu, sehingga Pelayanan Wisata Religi ( Peziarah ) dan Wisata Alam untuk Turis Asing dan Mancanegara bisa Aman Nyaman berwisata di Situ Lengkong Panjalu.

Rahmat Suryana ( Sekretaris Yayasan Boros Ngora )

Rahmat Suryana Sekretaris Yayasan Boros Ngora Cabang Panjalu mengatakan bahwa Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu adalah termasuk Destinasi Heritage Galuh Kabupaten Ciamis yang Luar Biasa dan Pantas menjadi Destinasi Wisata Internasional. Karena mempunyai Nilai Sejarah yang sangat Tua dan masih tetap terpelihara turun temurun semenjak Zaman Purba Kerajaan Panjalu yang dipimpin Sanghyang Prabu Cakra Dewa.

Sementara Islam mulai masuk ke Nusantara menurut kepercayaan masyarakat Panjalu yaitu sejak jaman Prabu Borosngora, Beliau adalah Putra dari Prabu Cakra Dewa yg disuruh mencari Ilmu dan bertemu langsung dgn Sayidina Ali dan menjadi cikal bakal Islam masuk ke Nusantara, yang juga merupakan cikal bakal adanya Tradisi Upacara Adat Nyangku di Panjalu.

Nyangku adalah salah satu tradisi budaya di Panjalu yang isi nya yaitu membersihkan benda pusaka yg menjadi Cindera Mata dari Sayidina Ali kepada Prabu Borosngora dan benda tersebut berupa Pedang, Pakaian kahajian dan Air zam zam yg menjadi campuran untuk air yg berada di Situ Lengkong Panjalu.

Kepala Kewilayahan Dusun Cukang Padung Teteng Supriatna menambahkan. Titik Area Wilayah Situ Lengkong berada di Dusun Cukang Padung. Masyarakat Tuan Rumah 80℅ usahanya melayani kawasan wisata Situ Lengkong sehingga kecintaan menjaga wilayah juga amanat leluhur begitu kompak.

Amanat Leluhur Panjalu adalah ” Tekad- Ucap-Lampah Sabenere ” dengan Semboyan Panjalu ” Tungguling Rahayu Tangkaling Waluya “. Bapak, Kakek saudara saya semenjak zaman Purba sampai sekarang turun temurun adalah Juru Kunci Situ Lengkong Panjalu.

Semenjak zaman dulu memang Kerajaan Panjalu kakoncara sa Alam Dunya, sehingga kalau sekarang Objek Wisata Religi Situ Panjalu memang Pantas Menjadi Wisata Mancanegara. Cuman Penataan Sarana Prasarana Penunjang nya harus dibangun terus.

(Liputan Khusus Sergapreborn.id. Heri Hernawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here