Wabup ; Oknum Guru Yang Mangkir Terancam Di Pecat.

0
1335

Wakil Bupati (Wabup) Pangandaran Adang Hadari

Pangandaran- Koran sergap, Wakil Bupati (Wabup) Pangandaran Adang Hadari akan bertindak tegas terhadap oknum PNS yang malas bekerja, salah satunya oknum guru yang bernama Pipih seorang PNS pada Dinas Pendidikan dan olahraga (Disdikpora) akan dipanggil. Namun, Wakil Bupati Adang Handari akan mengecek dulu persoalan ini.

Kepada koran sergap yang menjumpainya Rabu (7/12-2016) tadi di kantor nya , Wabup Adang hanya menyatakan ia baru saja menerima kabar dari media massa sergap.

Menurut Adang PNS yang mangkir sudah lama tersebut apalagi sampai tahunan sudah selayak nya di pecat.

namun Andang Menyatakan , “saya baru dengar  ada guru yang mangkir disini , ya nanti saya pelajari dulu persoalan nya , tapi sebagai bahan pertimbangan Provinsi kami tetap akan menyampaikan , ” Jelas nya.

akan tetapi Apalagi , ” sudah taunan dua bulan atau 46 hari bolos saja sudah bisa di lakukan pemecatan,” Kata nya menilai.

tambahnya, ini sebenarnya harus di proses di insfektorat dan di buat berita acara tapi itu dulu mekanisme nya seperti itu,  sekarang mekanisme nya sudah berubah dan tidak masuk di ranah itu, kata nya seraya menyebutkan untuk SMK dan SMA tidak bisa berbuat apa apa karena sudah diambil alih Provinsi.

Andang menambah kan lagi, “Sesuai aturan yakni PP tentang disiplin PNS, jika mangkir harus diberhentikan sesuai kesalahanya bisa diberhentikan dengan tindak hormat bisa juga dengan hormat atau mendapatkan hak pensiun,” sebut wabup.
Adanya PNS yang tidak masuk kerja dan tidak melaksanakan tugas nya Wabup Adang mengaku memprihatinkan. Namun, ia mengakui banyak hal sebagai penyebab pegawai tidak masuk kerja ,” diantaranya berbagai alasan ,”Sebut nya.

Wabup Adang , merencanakan akan meminta keterangan langsung kepada pihak sekolah atau pun Kepala sekolah disana, tapi sebelum itu persoalan ini akan di pelajari lebih dulu biar pick.

Sementara itu menurut Sobar Sugema Kadisdikpora Pangandaran, mengakui ada nya PNS yang mangkir mengajar, ” laporan nya sudah kami terima , namun pihak nya belum bisa memecat guru yang bersangkutan tersebut soalnya masalah guru di tingkat SMA maupun SMKN sederajat itu kewenangan Provinsi, Kami didaerah level Kabupaten hanya mengurus di tingkat SD dan SMP Saja.

Ia mengaku, oknum PNS tersebut di SMKN Pangandaran bernama pipih tadi nya mau ditarik ke Disdikpora di jadikan staf disini, sangsi yang akan diberikan seperti itu ,”tapi karena aturan yang baru muncul per 1 oktober 2016 berlaku tentang PNS dilingkup SMA Dan SMK Itu aturan Provinsi, ” Kami tidak bisa berbuat apa apa dalam persoalan Oknum guru mangkir ya karena aturan nya hanya pihak Provinsi yang bisa memberikan sangsi Pemecatan.

“dan kalau sampai di pecat oknum guru tersebut ya  yang berhak memecat itu gubernur,” katanya.

(Budi /hendrizal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here