Typus (Tipes) Sembuh Dengan Konsumsi Cacing Kalung, BENARKAH..

0
262

sergapreborn – Opini Nasional

Oleh : Dewi Apriatin  (Iwed)

Juli 8, 2019

Demam tifoid, atau typhoid adalah penyakit yang disebabkan oleh Bakteri Salmonella Enterica, khususnya turunannya yaitu Salmonella Typhosa. Penyakit ini dapat ditemukan di seluruh dunia, dan disebarkan melalui makanan dan minuman yang telah tercemar. Selain itu Penyakit tipes biasanya dipicu oleh daya tahan tubuh yang drop, makan tidak teratur, kurang istirahat sehingga membuat bakteri Salmonella typhi bisa tumbuh dan berkembang dalam saluran pencernaan kita.

Lumbricus rubellus atau yang sering dikenal dengan sebutan cacing kalung adalah spesies cacing tanah yang terkait dengan Lumbricus terrestris. Biasanya berwarna coklat kemerahan atau ungu kemerahan, punggung berwarna-warni, dan kuning pucat di bagian perut. Panjangnya biasanya sekitar 25 milimeter (0,98 in) sampai 105 milimeter (4,1 in), dengan sekitar 95-120 segmen. Distribusi asli mereka adalah daratan Eropa dan Kepulauan Inggris, tetapi mereka saat ini telah menyebar ke seluruh dunia di habitat yang cocok.

Apakah cacing kalung bisa menyembuhkan tipes?

Banyak kabar terkait manfaat cacing kalung untuk tipes bahwa cacing kalung dapat menyebuhkannya.

Namun pada tahun 2009 telah dilakukan penelitian terkait kabar tersebut yang dituangkan dalam jurnal studi “Daya bunuh Lumbricus rubellus (cacing kalung terhadap salmonella typhi)”
oleh Surya Sanjaya, Amd. AK.

Dalam penelitian tersebut didapatkan hasil yang sangat signifikan dimana bakteri salmonella typhi tidak mati oleh Lumbricus rubellus dan terus berkembang biak normal dengan inkubasi suhu 37 derajat selama 7 hari.

Mengapa cacing kalung dipercaya dapat menyembuhkan tipes?

Banyak dikalangan masyarakat percaya bahwa, cacing kalung dapat menyembuhkan tipes, namun setelah dilakukan penelitian ternyata bakteri salmonella typhi sebagai bakteri penyebab tipes tidak mati. Ternyata setelah diamati bukan Lumbricus rubellus (cacing kalung) yang dapat membunuh bakteri tipus tersebut tapi kandungan protein dicacing kalung lah yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap bakteri patogen.

Perlu diketahui bahwa kadar protein dan asam amino pada hewan tak berkaki ini cukup tinggi. Kandungan protein (76 persen) di dalam cacing tanah jauh lebih tinggi dari daging mamalia (65 persen) dan daging ikan (50 persen). Bahkan, kandungan asam amino dalam cacing tanah mencapai 78-79 gram tiap liter.

Selain protein dan asam amino yang tinggi, cacing tanah juga mengandung vitamin, zat besi dan kalsium dengan konsentrasi yang cukup tinggi. Tak hanya itu, cacing ternyata memiliki sistem kekebalan tubuh yang bersi

(**)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here