Tim Saber Pungli Kota Banjar, Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar Dan Laporkan

0
165
Wakil Wali Kota Banjar, H. Nana Surya dan Waka Polres Banjar, Kompol Ade Najmulloh saat membuka acara Sosialisasi Sabar Pungli di Aula Setda Banjar.

KOTA BANJAR, SERGAPreborn –

Acara Sosialisasi Saber Pungli Kota Banjar gelar oleh Kabag Hukum setda Kota Banjar, di buka oleh Wakil Walikota Banjar, H. Nana Suryana. Dalam sambutan nya, teringat kembali pesan “Bang Napi” di televisi. Bahwa kejahatan itu, bukan karna ada niat dari pelaku, melainkan karena ada kesempatan. Dan beliau berpesan kepada para peserta untuk mencermati dari para narasuber dan harap dilaksanakan dengan baik. Acara di gelar di aula setda Kota Banjar. Selasa 3/12/19.

Peserta di hadiri oleh TNI/POLRI babinsa dan babinkantibmas, kejaksaan, Dinas kesehatan, pegawai puskesmas, dari unsur pemerintah Kota Banjar dan pokja media Kota Banjar. Demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, dan mengantisifasi praktek pungli di tubuh ASN, demi menciptakan Sumber Daya Manusia yang kuat dan berintegritas khususnya di pemerintahan Kota Banjar.

Dalam sambutannya. Ketua Pelaksana Sabar Pungli Kota Banjar, Waka Polres Kompol Ade Najmulloh. Mengungkapkan kita sebagai pelayan publik, termasuk para awak media yang mencari berita untuk menginformasikan kepada masyarakat. Termasuk babinkantibmas, dan babinsa guna untuk pencegahan terhadap pungli. Karena kalau di dalam penyakit yang namanya pungli itu adalah penyakit yang sudah akut, merusak perekonomian negara.

Ketua Pelaksana menghimbau kepada babinkatibmas dan para awak media agar bekerjasan apabila ada hal menyangkut pungli dan melaporkan kepada ketua sabar pungli, karena pungli bukan dari ASN saza. Bahkan dari oknum lembaga swasta pun bisa terjadi, dengan mengatasnamakan atau seperti auditor, memeriksa terhadap pihak pemerintahan, ujar kompol Ade.

Ditambahkan ade, tahun 2019 ini Tim Sabar Pungli Kota Banjar berhasil memproses kasus pungli 2 perkara. Diantara besaran uang yang dipungli itu, ada yang diatas Rp 1 juta dan di bawah Rp 1 juta. Sesuai intruksi Presiden Jokowi, pungli sebesar Rp 10 ribu pun itu harus di tidak, pungkasnya.

Polres Banjar Kabag OPS Kompol I GM. Sindu Manuabe, SH. Sebagai narasumber, mengungkapkan bahwa sabar pungli itu adalah pungutan yang tidak mempunyai dasar hukum. Dari semenjak kita lahir sampai mati pun pungli itu pasti ada, karena dari awal yang kecil sampai menjadi besar. Ungkap kabag OPS.

Kasidatu Epan kejaksaan negri banjar sebagai narasumber, menambahkan. Pungli biasanya pangling banyak di sektor BUMN, Pengguna jasa, penyelenggara negara dan sebagainya. Dan kasidatun menyarankan kepada ketua pelaksana pungli kota banjar untuk mengadakan exsen bersama sama untuk menciptakan pemerintah yang bersih khususnya di kota banjar. Ungkapnya.

(Encep Dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here