Tim Inavis Polres Majalengka Cek Penemuan Mayat Laki Laki di Areal Parkir Pasar Burung Desa Rajagaluh

0
49

Polres Majalengka,- Sergapreborn

Pada hari Minggu tanggal 16 Februari 2020 sekira jam 09.00 WIB, telah ditemukan seorang mayat berjenis kelamin laki-laki, di area Pasar Burung Tepatnya di Depan Toko alat Pancing Sdr. EEL Penduduk Blok Kamis RT. 001/004 Desa Rajagaluh Kec. Rajagaluh Kabupaten Majalengka.

Identitas Mayat / Korban Sdr SANURI Bin H. MUSTOPA, Umur : 50Th, Laki-laki. Pedagang, Alamat Blok Karangdawa Rt. 027 / Rw 007 Desa Cangkoak Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon.

Saksi – Saksi yakni JUJUN BIN DIRA, 22Th, Laki-laki, Alamat Dsn Sinduastra Rt 009/Rw. – Desa Pinangraja Kecamatam Jatiwangi Kabupaten Majalengka, EEL, 40th th, Laki-laki, Alamat Blok Kamis Rt 001/Rw. 004 Ds Rajagaluh Kec Rajagaluh Kab Majalengka.

Sementara itu Kapolres Majalengka AKBP Mariyono melalui Kapolsek Rajagaluh AKP Jaja Gardaja mengatakan menurut Saksi Sdr. JUJUN BIN DIRA dan Korban Sedang Berbelanja l di area Pasar Burung Rajagaluh Kemudian Sdr. JUJUN BIN DIRA dan Korban saling berpencar lalu tiba2 Sdr. Saksi JUJUN BIN DIRA melihat kerumunan warga di Depan Toko Pancing.

Dan saksi Sdr. Saksi EEL sehingga saksi JUJUN BIN DIRA menghampiri kerumunan tersebut dan melihat bahwa Sdr. SANURI Bin H. MUSTOPA (korban) sudah dlm keadaan tergeletak berbaring (meninggal dunia) di depan toko alat Pancing Sdr. EEL kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polsek Rajagaluh.

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan Korban / mayat ditemukan dengan posisi terlentang berbaring di depan toko alat pancing Sdr. EEL penduduk Blok kamis RT. 001/004 Desa Rajagaluh Kec. Rajagaluh Kab. Majalebgka. Pada waktu Korban belum meninggal menurut keterangan keluarga memang korban mempunyai riwayat sakit.

Hasil pemeriksaan Medis (dr. Dede) dari Puskesmas Rajagaluh, dan hasil pengecekan dari Tim Inavis Polres Majalengka bahwa Korban meninggal kemungkinan akibat sakit yang dideritanya.

Dengan adanya kejadian tersebut, keluarga korban tidak akan menuntut pihak manapun dan menerima bahwa kejadian tersebut adalah Musibah (Keluarga Korban membuat Surat Keterangan tidak menuntut dan Keberatan utk dilakukan Outopsi).

(ju2/mulyani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here