Seratus Tahun Touring Toleran Lasem 2018

0
460

Rembang, – (Sergapreborn.id)

Indonesi adalah sebuah negara yang sangat terbuka dan menerima perbedaan , BHINEKA TUNGGAL IKA adalah bukti dari pengejawantahannya, sejak zaman Majapahit.

Dimana akulturasin budaya yang ada saat ini merupakan hasil dari proses perkawinan dari berbagai bentuk budaya pendatang dengan budaya asli yang sudah terintegritas sebelumnya, sehingga menjadi sebuah ciri khas dan kepribadian dari sebuah bangsa yang besar, menghargai Kemajemukan.

Lasem disebut juga, “Tiongkok Kecil”, sebuah kota kecil yang terletak di sisi Utara pantai Jawa, yang berada di kabupaten Rembang Jawa Tengah. Lasem kota kuno yang merupakan salah satu bentuk wujud dari akulturasi tersebut. Dimana akulturasi itu adalah sebuah tanda dimana manusia bisa saling menghargai satu sama lain untuk bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Kultur budaya Cina dan Jawa sangat kental di tempat ini, baik dari Religi maupun dari segi hasil budaya yang tercipta dan terkenal dengan sebutan Batik Tulis Tradisional Lasem Tiga Negeri.

Bangunan khas Cina (Klenteng) berdampingan dengan Masjid yang merupakan saksi saksi sejarah atas adanya sebuah kedamaian hidup yang terbentuk selama berabad abad.

Dengan adanya peringatan ” Seratus Tahun Touring Lasem” kali ini team media menemui pihak penyelenggara Rabu 13/11/2018 di Desa Karangturi, dalam rangka persiapan di lapangan. Dimana salah satu orang dari Dinas Kabupaten Rembang menjelaskan bahwa,” peringatan itu disebut, “Kunjungan Peranakan Cina Sedunia – Anny Versary 31 Tahun”, yang akan dilaksanakan pada 25-26 November 2018, Ujar Bapak Kris Prasetyana yang didampingi Ketua Peranakan Cina Lasem Bapak Budaya.

(Joko A.S)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here