SEKELOMPOK ANAK MUDA BANJARSARI MENGGELAR MUSIK CADAS

0
39

Ciamis – Sergapreborn

Pada medio tahun 2013, sekelompok anak muda yang menggemari musik keras (metal, hardcore, punk) membidani kelahiran sebuah komunitas underground lokal di Banjarsari yang diberi nama TERRITORY.

Obsesi awal mereka saat itu hanya ingin membuat konser musik underground yang pertama di kota Banjarsari, serta berniat mengembangkan pergerakan kancah musik cadas di lingkungannya.

Keinginan tersebut berhasil diwujudkan melalui event Musik Underground pertamanya dengan mengambil momentum peringatan Hari Pahlawan di bulan November dan menamai kegiatannya dengan SOUND FOR HERO dan dilaksanakan di gedung Koperasi Mukti Banjarsari di tahun 2013. Sound For Hero sendiri akhirnya menjadi serial gigs lokal terbesar yang mampu mencapai sekuel kelima pada tahun 2019 ini.

Zenal yang akrab disapa King Komar sebagai Musisi senior dan kasepuhan dari Territory menuturkan kepada awak media sergapreborn, bahwasannya “Dalam rangka momentum hari pahlawan 10 november 2019, kita memembuat event Sound for Hero kelima dimana kegiatan ini merupakan sarana dan cita-cita dari kawan-kawan komunitas musik untuk membangun ekosistem budaya musik yang lebih seru lagi ke depannya dan membina para pemuda melalui kegiatan bermusik.”

Dalam kesempatan yang sama, Rofik Hikmayana selaku Kepala Desa Banjarsari menyampaikan dukungan dan apresiasi yang sangat tinggi kepada penyelenggara atas dilaksanakannya event musik SOUND FOR HERO 5 di wilayahnya. pada sambutandalam kegiatan tsb. Rofik Hikmayana menyampaikan tentang pentingnya kegiatan-kegiatan positif bagi pemuda khususnya di wilayah  Banjarsari dan melalui event musik inilah diantaranya kegiatan positif ini dapat dilaksanakan dengan catatan tetap harus sportif, no drugs n narkoba.

Kegiatan SOUND FOR HERO ini merupakan pertunjukan musik yang menampilkan band-band cadas dari Tasikmalaya, Ciamis, Banjar dan Pangandaran, yang berasal dari lintas generasi dan komunitas.

Andi Buluk selaku ketua penyelenggara menuturkan bahwa sejumlah band yang bakal beraksi di panggung nanti antara lain ada Gasoline (Tasikmalaya), Trouble Maker (Banjarsari), Jecko Jappelin (Pangandaran), Robo Kabutaku (Ciamis) dan band-band pendukung lainnya yang kurang lebih berjumlah 15 band dari lintas genre dan juga ada special performance dancer dari Banjar.

Sebagian besar nama-nama band di atas bisa dikatakan telah menelurkan karya dan malang melintang di dunia musik underground serta memiliki fanbase yang cukup loyal.

Dalam kegiatan Sound for Hero kelima ini, dihadiri juga oleh kawan-kawan komunitas ANOMALI (Anak Nongkrong Menebar Peduli) yang konsen di dalam kegiatan sosial dan bermusik. Dede Wahyu Firdaus alias Dewa selaku founder dari ANOMALI menuturkan bahwa melalui ajang ini kedepannya diharapkan  bisa mengangkat gairah anak-anak muda Banjarsari dalam membangun komunitasnya secara mandiri, serta mampu menciptakan peradaban budaya bermusik yang berkarakter kuat yang tentunya sportif dan bebas dari narkoba sehingga stigma orang lain terhadap para penggiat musik ini selalu positif.

(Cemoy – Sergapreborn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here