Puluhan Warga Ciamis Dikabarkan Menjadi Pengikut Dimas Kanjeng

0
2511
Dimas Kanjeng Taat Pribadi

Ciamis Sergap , Kabar menyebutkan puluhan warga yang berasal dari Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menjadi pengikut dukun pengganda uang Dimas Kanjeng asal Probolinggo Jawa Timur.

Sebelum kasus pembunuhan dan penipuan yang dilakukan kanjeng dimas terungkap, kabar adanya puluhan warga yang menjadi pengikut Taat Pribadi tersebut sudah terendus oleh warga lainnya. Hal ini dikuatkan dengan adanya dua orang yang masih warga setempat yang sempat blusukan ke para warga dan menawarkan jasa bisa menjadi penghubung ke padepokan milik pria yang menahbiskan diri sebagai Raja Probolinggo tersebut.

Bahkan agar warga tertarik dan yakin akan kesaktian Kanjeng Dimas dalam menggandakan uang, kedua warga tersebut memperlihatkan dokumentasi bahwa Kanjeng Dimas ini memiliki pengikut yang jumlahnya mencapai ribuan orang. Meski ada beberapa warga yang menolak, puluhan warga lainnya justru terjerat dengan bujuk rayu kedua orang tersebut.

Dipaparkan Surachman, Kepala Desa Saguling, dari hasil penelusuran yang dilakukan, terhitung ada dua puluh warga yang menjadi pengikut Dimas Kanjeng. “Jumlah itu tidak menutup kemungkinan akan bertambah,” ujar Surachman, sebagaimana dilansri Harapan Rakyat.

Masih dikatakan Surachman, meski puluhan warga Saguling itu menjadi pengikut Dimas Kanjeng, mereka sama sekali belum pernah mendatangi padepokan milik pria bertubuh gempal itu. Uang yang hendak digandakan, mereka titipkan kepada dua orang yang mengajak mereka.

“Uang itu percayakan kepada dua orang tadi yang disebutkan bisa berhubungan langsung dengan Taat Pribadi dan dua orang inilah yang selama ini bolak-balik ke padepokan tersebut. Dua orang ini sempat meghilang beberapa bulan lalu selepas idul fitri dan kembali lagi ke sini beberapa minggu yang lalu,” bebernya.

“AKan kami konfirmasikan dulu kepada warga yang jadi korban. Bila benar, akan kami data dan berapa total uang yang telah mereka keluarkan. Selanjutnya akan kami sarankan untuk melapor ke kepolisian dan kami siap mendapingi mereka,” pungkasnya. (rCH/LILI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here