PT. Damai Indah di Kawasan Kaha Group, Solokan Jeruk Disidak Tim Gabungan

0
117

Bandung – sergapreborn

Rabu (17/07/2019) Tim gabungan dari aparat Polda Jabar dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung bersama dengan jajaran Satgas Citarum Sektor 21 Subsektor 17/Solokan Jeruk, melaksanakan sidak ke PT. Damai Indah yang berlokasi di kawasan Kaha Group, Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.

Sidak ini dilakukan untuk menindaklanjuti laporan dari jajaran Satgas Citarum Sektor 21 yang hingga kini belum melihat perkembangan pembangunan sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dari PT. Damai Indah yang saluran pembuangan limbahnya telah dilokalisir sejak awal Januari 2019 lalu oleh Subsektor 21-17 Satgas Citarum.

Pada Hari selasa kemarin, Satgas Citarum harum Subsektor 21-17 memergoki perusahaan ini membuang limbahnya keluar area pabrik menggunakan mesin pompa, sehingga hari ini Tim gabungan melakukan sidak
Kedatangan tim ke PT. Damai Indah ini disambut dan diterima oleh seorang staf yang bernama Irwan, tim gabungan selanjutnya menelusuri pengelolaan limbah cair perusahaan tersebut.

Saat dilaksanakan pengecekan ke dalam Pabrik, di beberapa sudut ruangan tampak genangan-genangan air yang diduga adalah air limbah hasil produksi.

Pada saat Tim gabungan sedang melaksanakan pengecekan, tiba – tiba Mr Jung selaku pemilik dari PT. Damai Indah muncul dan sempat marah marah kepada tim gabungan dan satgas. Namun suasana kembali cair, setelah pria asal Korea ini ditenangkan dan mendapat penjelasan dari tim gabungan dan Satgas

“Saya sedang usahakan secepatnya,” kata Mr Jung merujuk pada kondisi ketiadaan IPAL di perusahaannya. Ia mengaku hanya sewa di kawasan tersebut dan berkoordinasi dengan pengelola kawasan.

Ditemui seusai sidak, Endang Kurniawan dari DLH Kabupaten Bandung mengatakan, “Hari ini kita bersama dengan Satgas Citarum dan Polda Jabar, untuk melihat kondisi di lapangan,” kata Endang
“Perusahaan ini berdirinya tidak ada laporan, lalu mendapat informasi dari satgas seperti ini,” ujar endang menjelaskan

Endang juga mengatakan akan panggil pihak perusahaan ke kantor untuk melihat dokumen yang mereka miliki, sementara untuk sampel yang sudah diambil, Endang menjelaskan, bahwa pihaknya akan mengujinya terlebih dahulu di lab.
Pada di konfirmasi di tempat terpisah, Dansektor 21 Satgas Citarum Kolonel Inf Yusep Sudrajat melalui Pasiops Sektor 21 Letda Inf Saniyo yang didampingi Dansubsektor 21-17 Serma Agus Sumarna kepada awak media menjelaskan, “Hari ini kita melaksanakan kegiatan sidak sebagai lanjutan dari temuan dari Subsektor Solokan Jeruk, ada indikasi bahwa perusahaan Damai Indah ini mengeluarkan limbah dengan cara dipompa terus dikeluarkan lewat parit dan sungai,” jelas Saniyo

Kemudian Letda Saniyo menambahkan, “LH sudah mengambil sampel limbahnya, kita lihat kedepannya bagaimana.
Sementara menanggapi sikap yang ditunjukan oleh pemilik pabrik Damai Indah saat dilaksanakan sidak oleh tim gabungan, Letda Saniyo mengatakan, “Tadi kita sudah jelaskan dan bicarakan dengan baik, pada intinya dia memahami dan akan berbuat sebaik mungkin untuk mendukung Program Citarum Harum”, Jelas Letda Saniyo mengakhiri penjelasanya

(Iwed)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here