Proyek Peningkatan Jalan Hotmik Mangunjaya Sindanghayu, Yang Di Kerjakan “CV GIRI MUKTI Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi teknis

0
402

Pangandaran –  Sergapreborn.id

Proyek hotmix Jalan Jurusan Mangunjaya Sindanghayu Desa Jangraga Kecamatan Mangunjaya kabupaten Pangandaran dengan nomor kontrak 620/241/SP/DPUTRPRKP2 tanggal pelaksanaan 13 Agustus 2019 jenis pekerjaan peningkatan jalan sindanghayu Mangunjaya (Lanjutan) yang di lakaksanakan CV Giri Mukti dengan pagu anggaran Rp. 1.712.127.000
Sumber dana APBD Kabupaten Pangandaran yang di laksanakan 90 hari kalender tahun 2019 yang baru selesai di kerjakan Selasa 29 oktober 2019 menuai polemik terlihat di papan impormasi tidak di cantumkan Volume Panjang, Lebar, Tinggi. Yang telah selesai dikerjakan diduga kuat tidak memenuhi standar atau spesifikasi teknis. Penegak hukum didesak untuk melakukan penyelidikan terhadap kualitas pekerjaan yang menelan anggaran hampir Rp 1.712.127.000.

Kabid binamarga Ade kiswaya saat di komfirmasi lewat WhsApp pribadinya menjelaskan terkait Volume P.2490 x L.4.M x T.5.Cm dan habis kontrak 90 hari kalender jatuh tanggal 10 Nopember.

Pantauwan sergapreborn.id ”Aspal beton (hotmix) adalah campuran agregat halus dengan agregat kasar dan bahan pengisi (filler) dengan bahan pengikat aspal dalam kondisi suhu panas tinggi. Dengan komposisi yang diteliti dan diatur oleh spesifikasi teknis, diduga pekerjaan pengaspalan tersebut tidak mengacu kepada spesifikasi tekhnis di lapangan,”

Berdasarkan bahan yang digunakan dan kebutuhan desain konstruksi, jalan aspal beton mempunyai beberapa jenis. Antara lain, Binder Course ( BC ) dengan tebal minimum 4 cm biasanya digunakan sebagai lapis kedua sebelum wearing course.
Ads

Kemudian Asphalt Traeted Base ( ATB ) dengan tebal minimum 5 cm digunakan sebagai lapis pondasi atas konstruksi jalan dengan lalu lintas berat/tinggi.

Dalam pekerjaan hotmix jalan kabupaten, Tim menduga tidak memperhatikan aspek tersebut di atas. Seperti Hot Roller Sheet (HRS)/lataston/ laston 3 dengan tebal penggelaran minimum 3 s/d 4 cm digunakan sebagai lapis permukaan konstruksi jalan dengan lalu lintas sedang. Fine grade (FG) dengan tebal minimum 2.8 cm maks 3 cm bisanya digunakan untuk jalan perumahan dengan beban rendah.

Derektur Cv Giri Mukti Ahmad yang berdomisili kantor di Kota Banjar dan pelaksana Lapangan Jaka saat di komfirmasi lewat WhsApp tidak memberikan hak jawab nya.

Dalam pantauwan sergapreborn.id ketebalan lapisan hotmix 3.Cm/4.Cm.

Dari hasil Komfirmasi Kabid Binamarga Ade Kiswaya lewat WhsApp untuk ketebalan Harus 5.Cm ucapnya.

Masyarakat Warga Desa Jangraga sekitar Kecamatan Mangunjaya dan penguna Jalan yang melintasi jalur Mangunjaya Sindanghayu sudah merasakan jalan yang cukup halus karena sebagian yang rusak sebelumnya sudah diperbaiki. Mesti demikian ada juga yang menyayangkan hotmix aspalnya terihat tipis 3.Cm dan banyak terlihat batu kerikil menonjol di bagian atas dan terkelupas. Munkin ini terburu-buru karena mengejar waktu. Akibatnya pekerjaan proyek hotmix di kerjakan asal-asalan ucap warga yang ga mau namanya di sebutkan. Ungkapnya

(Budi Setiawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here