Paguron Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Rangga Gading Ajak, Lestarikan Budaya Pencak Silat Sebagai Warisan Bangsa

0
940

CIAMIS, – (Sergapreborn.id)

Serangkaian kegiatan bela diri adalah ajang olah Raga dan seni budaya sekaligus upaya pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya juga simbol jati diri bangsa.

Seperti hal nya saat ini berada di dusun cigarunggang Desa Sumber Jaya Kecamatan Cihaurbeuti kabupaten Ciamis. Salah satu padepokan Paguron seni bela diri pencak silat, ” Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Rangga Gading” Yang di ketuai Asep Supriatna yang beranggota 70 dari tingkat SD, SMP, SMA maupun umum.

Foto : Murid Perguruan Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Rangga Gading Yang Lagi berlatih Seni Bela Diri

Selain itu Asep mengharapkan segala bentuk perhatian kepada pemerintah khusus nya dinas terkait disdikpora juga dinas seni budaya dimana saat ini kami merasa prihatin tentang kegiatan pencak silat anak didik kami yg sampai saat ini masih mengontrak di tempat tetangga belum juga memikirkan kebutuhan lain sebagainya.

Pasalnya ketua Padepokan Paguron Asep Supriatna berpesan semoga kepedulian pemerintah adalah bagian dari akses terwujud nya cita cita kami.” Harapnya.

Foto : Bersama Murid Perguruan Gadjah Putih Mega Paksi Pusaka Rangga Gading Seni Bela Diri

Karena permainan bela diri ini dapat di terangkan menggunakan logika yang sederhana seperti ilmu kebal, dan ilmu kontak.

Namun kendati tidak untuk membahas berbagai kanuragan yang ada dalam pencak silat di bumi nusantara, sehingga dengan banyak nya Aliran Aliran pencak silat asli daerah, ini menunjukan betapa kayanya Indonesia dengan Budaya dan tentu nilai nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya. Seni bela diri pencak silat memiliki akar budaya yang sangat kuat, tetapi tidak hanya di lihat dari gerakan Pola Langkah kembangan dan lain-lain.

Oleh karena itu pelestarian pencak silat juga melestarikan kebudayaan dan kearifan lokal nilai luhur yang dimiliki bangsa. Hal menarik di tengah merosot nya generasi muda untuk belajar pencak silat. Ternyata masyarakat Barat mulai menggemari kebudayaan Nusantara ini seperti Australia, Jerman, Belanda fan Amerika.

Sangat memilukan bagi kita, jangan sampai kita belajar dari negeri orang. Untuk kedepannya dunia pendidikan harus mengupayakan sikap untuk mengangkat, mempopulerkan seni bela diri pencak silat pada generasi penerus, jangan sampai pencak silat musnah di rumah sendiri.

(M. Ali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here