PENINGKATAN JALAN PAMOYANAN – SURYALAYA DI DUGA TIDAK SESUAI GAMBAR RENCANA

0
45

Tasikmalaya,-  Sergapreborn

Saat ini pemerintah provinsi jawa barat melalui dinas binamarga dan penataan ruang uptd jalan dan jembatan wilayah pelayanan V sedang melaksanakan peningkatan dibeberapa ruas jalan diantaranya ruas jalan pamoyanan – suryalaya – warudoyong dengan tujuan anggar kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan dapat meningkat serta demi lancarnya arus lalu lintas, sementara pelaksanaannya dilaksanakan oleh PT. Tiara Mulya Sejahtera dengan anggaran Rp.3 milyar lebih

Tapi sayang dalam pelaksanaannya peningkatan jalan tersebut di duga ada beberapa bagian yang dilaksanakan tidak sesuai dengan gambar rencana sehingga dikhawatirkan bangunan tersebut tidak akan bertahan lama, ujar sumber SERGAP baru- baru ini.
Lebih jauh sumber mengatakan, hal tersebut dapat telihat dalam pengerjaan saluran air, besi yang digunakan hanya menggunakan besi ukuran 8 mm disamping itu lantai kerjanya juga diduga kurang dari semestinya, paparnya.
Sementara saat dihubungi di lapangan Aep selaku pelaksana lapangan dari PT. Tiara mulya sejahtera dalam keterangannya mengatakan bahwa dalam gambar rencana lantai kerja untuk saluran air 10 cm dan besi yang digunakan ukuran 10 mm dan 8 mm tidak ada penggunaan besi 12 mm, ujarnya
lain halnya dengan Ridwan selaku direksi dari Dinas Bina Marga dan Penataaan Ruang UPTD jalan dan jembatan wilayah pelayanan V saat dihubungi lewat telepon selulernya mengatakan bahwa lantai kerja untuk saluran air adalah 5 sampai 10 cm sedangkan penulangannya menggunakan besi ukuran 8 mm, paparnya.
Sedangkan lili sobari Ka.sie pembangunan selaku pptk saat dihubungi sedang tidak ada di tempat

Dalam menanggapi hal tersebut Burhan Soejani selaku ketua LPPN-RI wilayah priangan timur menyatakan, apabila hal tersebut benar terjadi, sungguh disayangkan, seharusnya direksi itu tegas dalam memberikan keterangan, karena apa benar ada suatu perencanaan yang gambar rencananya antara 5 sampai 10 cm, lalu bagaimana dalam menghitung anggaran biayanya, kalau memang seorang direksi mengatakan begitu itu patut dipertanyakan ada apa dibalik pernyataannya itu karena tidak mungkin ada kontrak yang menyatakan biaya antara sekian rupiah sampai sekian rupiah serta kenapa pernyataan pelaksana lapangan dan direksi bisa berbeda, ungkapnya.

( Team )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here