Pemerintah Kabupaten Ciamis Menggelar Rapid Test Covid-19 Massal di Beberapa Pusat Keramaian

0
48

(23/5/2020)

CIAMIS –Sergapreborn

Pemerintah Kabupaten Ciamis telah menggelar rapid test Covid-19 massal di beberapa pusat keramaian. Dari 194 yang dilakukan rapid test, ada 12 orang reaktif rapid Covid-19 (6%).

“Pemkab Ciamis pada Jum’at [22/5/2020] kemarin telah melakukan rapid test di Pusat Keramaian Kecamatan Pamarican, Banjarsari dan Rancah. Dari 194 orang yang dilakukan tes, hasilnya 12 orang reaktif,” kata Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya Sabtu (23/5/2020).

Ia menerangkan, dari kedua belas orang yang teridentifikasi rapid Covid-19 positif adalah migran, pedagang pasar, karyawan toserba, serta orang yang setiap hari berinteraksi di wilayah pasar.

“Adapun tempat yang disasarnya yaitu pasar Pamarican dengan jumlah tes sebanyak 72 orang terdiri dari para pengunjung pasar, pedagang pasar, karyawan toserba dan pengunjung tempat umum. Ditemukan hasil rapid tes covid-19 reaktif sebanyak 6 orang (8 %),” terangnya.

Di area Banjarsari dari 76 orang yang dilakukan test terdapat 5 orang reaktif rapid Covid-19 terdiri dari pengunjung pasar, pedagang pasar, pengunjung dan karyawan toserba yang di tes (6 %). Data ini sudah berikut 1 orang karyawati toserba pajajaran warga banjarsari yang teridentifikasi oleh tim trecking pemerintah kota Banjar.

“Sedangkan untuk, wilayah Rancah dari 46 orang yang diperiksa didapatkan hasil 1 orang reaktif rapid covid19 (2%),” jelas Herdiat sapaan akrab Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Pada hari yang sama juga Ciamis mendapatkan data 2 orang positif Rapid Covid-19 dari hasil tracing Kota Banjar.

“Kedua orang tersebut warga Ciamis dan kebetulan telah malakukan Rapid tes oleh petugas kesehatan dari Kota Banjar dan menunjukan positif rapid tes Covid-19,” tambahnya.

Herdiat mengungkapkan, sampai hari ini Sabtu tanggal 23 mei 2020 di ketahui ada 39 orang teridentifikasi rapid Covid-19 reaktif dan 6 orang sudah terkonfirmasi PCR positif.

“Untuk angka kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Ciamis sebesar 50% sedangkan angka kematian akibat covid19 di Kabupaten Ciamis 0 %,” jelasnya.

Melihat data migrasi di Kabupaten Ciamis yang setiap harinya terus menunjukan peningkatan yang signifikan serta disiplin masyarakat yang rendah, dikhawatirkan menimbulkan permasalahan yang cukup besar pada beberapa hari kedepan.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang masih bertahan meski menahan kerinduan di perantauan untuk tidak pulang ke Ciamis dan kepada para migran yang patuh menjalankan karantina mandiri serta berharap supaya warga masyarakat dapat meningkatkan kedisiplinan dengan menghindari kerumunan dan tetap melaksanakan protokol-protokol kesehatan,’

“Tidak lupa saya mengapresiasi kinerja semua tim gugus tugas penanganan covid-19 di kabupaten ciamis. Para pemangku kebijakan, para tenaga medis serta para relawan yang tanpa banyak mengeluh tetap melaksanakan tugas dengan baik,” ucap Herdiat.

Menjelang hari raya Idul Fitri atas nama pemerintahan Kabupaten Ciamis kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis.

“Semoga Alloh senantiasa meridhoi upaya dan kerja keras kita,
selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, inshaalloh pandemi segera berlalu,” pungkas Herdiat.

(LIli Romli/hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here