PEMBANGUNAN RUANG KELAS DI YAYASAN RAUDLATUL QUR’AN DIPERTANYAKAN

0
606

Tasikmalaya – Sergapreborn
Menanggapi pemberitaan sergap pada edisi sebelumnya ketua lembaga pemerhati penyelenggara negara Republik Indonesia ( LPPNRI ) Priangan Timur Burhan Soejani mengatakan, kalau hal tersebut benar terjadi sungguh sangat disayangkan, bukankah pembukuan keuangan pemerintah untuk tahun anggaran 2018 sudah tutup buku jadi artinya semua penganggaran dan kegiatan di tahun tersebut dianggap sudah selesai, tapi kenapa masih ada pembangunan ruang belajar untuk Mts Raudlatul Qur’an yang masih dilaksanakan pada tahun 2019 apalagi kalau melihat papan informasi masa pembangunannya sudah hampir habis sementara pelaksanaannya masih jauh untuk selesai dan juga kenapa sekolah yang belum punya izin mendapat bantuan pembangunan, apakah sekolah tersebut ada muridnya sedangkan izin saja belum ada, itu benar-benar mengundang tanda tanya besar ada apa di balik bantuan pemerintah provinsi yang diberikan terhadap yayasan RAUDLATUL QUR’AN dan siapa sebenarnya yang bertugas mengawasi pelaksanaan pembangunan tersebut. Untuk itu mohon pada fihak terkait dan penegak hukum untuk segera turun tangan agar jangan sampai uang pemerintah digunakan tanpa ada suatu kepastian dan tidak terkesan carut marut dalam pengadministrasian keuangan pemerintah apalagi menurut informasi itu merupakan dana aspirasi dewan H.Oleh Soleh,SH, ujarnya

Sementara Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Tasikmalaya Belum dapat dihubungi, kata petugas keamanan bapak lagi keluar

Lain halnya H.Oleh Soleh,SH saat dihubungi lewat telepon seluler untuk dipinta klarifikasi dan tanggapanya tidak memberikan komentar apa-apa
Saat dipinta keterangannya tentang progres pekerjaan yang sedang dilaksanakan dan mengenai ada tidaknya perpanjangan waktu pelaksanaan Indra selaku pengelola yayasan Raudlatul Qur’an malah nyuruh menghubungi Atep yang katanya selaku pengelola kegiatan

Sementara Atep saat dihubungi menyatakan dirinya hanya pelaksana pembangunan, mengenai administrasi dirinya sama sekali tidak tahu, kalau progres pekerjaan sudah mencapai kurang lebih 60 persen, ujarnya.

( bayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here