Oknum Pegawai Perhutani Majalengka Diduga Kuat Pakai IJasah Aspal

0
89
gambar ilustrasi

Majalengka – Sergapreborn

Poto : Bapak Dedi yang mengaku sebagai pimpinannya.

Hasil investigasi awak media sergapreborn di lingkungan sekitar kampung cisaar desa gunung larang kecamatan Bantarujeg kabupaten Majalengka bahwa inisial pardi telah melakukan dan meminjam ijasah tohari yang di sinyalir inisial tohari telah meninggal dunia menurut Nara sumber yang tidak mau di sebut namanya  baru baru ini menyampaikan.

Awak media langsung menuju desa untuk mencari imformasi lebih jelas namun di sayangkan desa tersebut tutup semua perangkat Desa sudah pulang ,akan tetapi tidak sampai disitu kami langsung menuju kantor kecamatan Bantarujeg dengan tujuan yang sama mencari informasi lebih lanjut.

Di kantor kecamatan kami komfirmasi terkait atas nama tohari bin kamsani namun ternyata nama tersebut masih ada di data KK kartu keluarga dan menurut keterangan kasi pemerintahan kecamatan Bantarujeg ketika nama masih ada di data kartu keluarga berarti masih ada (alias masih hidup,” Terang nya

Di tempat terpisah kami kompirmasi di tempat kediaman tohari yang bertemu dengan saudaranya  memberikan keterangan berbeda dengan kecamatan bahwa sebenarnya tohari asli sudah meninggal yang ijasah tohari di ganti oleh pardi kerena masih sepupu ” papar saudara nya itu.

Tidak lama lagi awak media kompirmasi terhadap pardi yang mengaku ngaku Tohari “ya saya merasa salah kalau secara aturan tapi ini semua awal nya di suruh bapak angkat saya  dan Desa juga sudah mengetahui ” aku pardi aku nya.

jadi sudah sangat jelas tohari yang kini sudah meninggal, tetapi di data kependudukan masih ada sebagai pegawai perhutani lemah sugih kabupaten Majalengka, kini diduga kebohongan belaka di sinyalir ada dugaan aktor intelektual di belakang semua ini.

Di Duga pardi telah melakukan perbuatan melawan aturan atau hukum sesuai dengan pasal 263 KUHP pemalsuan dokumen.

Selang satu hari ada seseorang yang telepon mengaku sebagai pimpinan nya di perhutani bernama Dedi  ketika awak media mempertanyakan apakah boleh ijasah orang lain di pakai oleh bukan pemiliknya  Dedi hanya menjawab yang mengaku sebagai pimpinan nya memperbolehkan dan membenarkan karena tidak ada yang di rugikan,” paparnya

Masih kata Dedi mengundang untuk bisa bertemu dengan awak media sergapreborn di kantor perhutani Majalengka hasil percakapan dari Telepon  seluler beliau meminta dan mengarah lebih ke duduk bersama,”Ucap nya

Begitu elegan nya Dedi yang mengaku sebagai pimpinan dari pembahasan nya tidak ada yang di rugikan apakah negara , BUMN dan masyarakat tidak merasa di rugikan apakah tidak ada orang layak yang lain untuk jadi pegawai PNS, BUMN atau swasta selain memakai Ijasah Aspal

Kepada dinas terkait inspektorat atau penegak hukum lain nya di mohon tindak lanjut nya demi tidak ada Tohari ke dua atau tiga hanya untuk syaratnya kepentingan pribadi atau golongan

Poto : Pardi yang mengaku Tohari

(M Ali / Johan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here