Mutasi Eselon 3 dan 4 Di Dinas Pendidikan Kota Banjar Menimbulkan Kontroversi

0
207

KOTA BANJAR, SERGAPreborn –

Rotasi Dan Mutasi Pejabat eselon 3 dan 4 yang dilaksanakan dilingkungan pemerintahan Kota Banjar beberapa waktu lalu ternyata menimbulkan kontroversi. Hal ini terjadi karena beberapa orang yang mengalami promosi jabatan dinilai telah melukai rasa keadilan dan tak sesuai DUK ( Daftar Urutan Kepangkatan). Salah satu yang paling santer disorot adalah jabatan kepala bidang Tenaga Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan kebudayaan.

Seperti diketahui sebelumnya posisi jabatan kepala bidang ditempati oleh Dedi Suardi, kini jabatannya tersebut diisi oleh Neni Susiyani Spd M.Pd, Dedi Suardi sendiri kini menempati pos barunya sebagai kepala BPBD ( Pejabat Eselon 3A. red ). Kerancuan mulai muncul setelah diketahu bahwa Neni Susiyan pegawai golongan 3d sementara pada bidang tersebut ternyata ada dua orang kasie yaitu Acep dan Toto adalah pegawai golongan 4a dan ini jelas menurut keterangan beberapa sumber di internal elite birokrat sendiri dinilai sudah melanggar DUK ( Dafar Urutan Kepangkatan ), ” Kalau kejadian seperti itu jelas tidak sesuai DUK, harus dikoreksi karena itu sudah tidak benar, kalaupun mau, seharusnya dua orang pegawai yang punya golongan 4a tersebut dipindahkan dulu dari bidang tersebut ” ujar seorang pejabat yang menolak namanya untuk ditulis.

Kepala Dinas pendidikan Kota Banjar, sampai berita ini dilangsir. Beliau selalu tidak ada di tempat dan melalui saluran telpon dan Whatsapp, media sergap sulit untuk di hubunginya.

Sementara itu Elin Afriani SE Ak MM Kabid Diklat dan Bangrier/ Pengembangan Karier yang ditemui diruang kerjanya menjeleskan bahwa persoalan posisi jabatan kepala bidang mutu tenaga pendidikan diakuinya sudah sesuai aturan dan tidak ada aturan yang dilanggar. ” memang saya mendengar orang diluaran mempermasalahkan hal tersebut, padahal penempatan bu Neni disitu sudah sesuai aturan” ujarnya.

Ketika awak media Sergap menanyakan bahwa di bidang tersebut ada dua orang kasie golongan 4a dimana Neni sendiri baru golongan 3d, menurut kabid yang kini bersuamikan mantan pejabat dipemkot itu, bukanlah sebuah masalah. bahkan kabid Diklat dan Bangrier ini mengaitkan dengan S3 yang sebentar lagi akan disandang oleh Neni. ” Bu Neni kan sudah S3 sementara pak Acep dan pak Toto sendiri hanya S1, dan menurut aturan sekarang jabatan Kabid itu minimal harus S2 ” Tegasnya, seolah mengaibakan DUK (Daftar Urutan Kepangkatan).

(Encep Dian/to)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here