Mulai Tahun Depan, PNS di Kota Tasik Dilarang Pakai Gas 3 Kg

0
359
Jpeg

Tasimalaya Kota – Seluruh PNS di Lingkungan Pemkot Tasikmalaya mulai tahun 2017 tidak diperbolehkan menggunakan lagi Gas 3 Kg. Wacana tersebut dilontarkan Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Tasikmalaya H. Rahman, S.sos saat ditemui usai Rakor Pengawasan Distribusi LPG bersama Pertamina, Hiswana Migas serta Para Agen dan Pangkalan se-Kota Tasikmalaya, Senin (31/10).

Alasannya, kata Ia, penghasilan PNS rata-rata di atas Rp. 1,5 juta. ”Jadi, kita harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat.  Kita yang menganjurkan agar masyarakat yang tidak masuk dalam sasaran LPG 3 Kg untuk tidak menggunakannya, sementara PNS sendiri memakainya,” ungkap Rahman.

Ia menerangkan, gaji atau penghasilan PNS golongan terendah atau I A sudah mencapai Rp. 1, 8 juta perbulan yang berarti tidak masuk dalam sasaran penggunaan gas 3 Kg yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan dibawah Rp. 1,5 juta. Dirinya menambahkan, launching larangan akan dilakukan secara serentak di Halaman Bale Kota pada Upacara Hari Jadi KORPRI Bulan November 2016.

Insyaallah mungkin nanti pada upacara Hari Jadi KORPRI. Bentuknya akan di launching. Bagi PNS yang di rumahnya masih ada Gas 3 Kg agar dibawa kemudian diganti dengan LPG 5,5 Kg atau LPG 12 Kg sesuai keinginannya masing-masing,” tegas Ia. Pihaknya mengharapkan, hal tersebut bisa diikuti juga oleh komunitas maupun masyarakat lain yang tidak berhak memakai Gas 3 Kg agar beralih atau menggantinya.

”Kita semua harus bergerak dan menyadari kalau memang bukan hak jangan kita gunakan. Misalnya Rumah Makan atau Restoran, Pegawai Bank serta masyarakat lainnya yang penghasilannya di atas Rp. 1,5 juta perbulan,” tandas Rahman. (s/Enjang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here