Menilai Kebijakan Umum RAPBD Kabupaten Ciamis Tahun 2020

0
35

Ciamis – Sergpareborn

Tidak sepenuhnya mencerminkan keberpihakan kepada rakyat dan kurang memiliki skala prioritas serta tidak menjelaskan apa yang akan diraih dalam 1 tahun kedepan.

Dari segi pendapatan belum melihat upaya maksimal sebagaimana pernah kami sampaikan dalam pembahasan KUAPPAS. Padahal apabila dicermati dengan jujur dan dihitung secara pasti masih banyak sumber daya yang berpotensi untuk meningkatkan pendapatan daerah. Seperti pajak bumi dan bangunan, pajak rumah makan, retribusi parkir dll.

Berkaitan dengan pinjaman daerah, pemkab harus memaparkan penjelasàn secara komprehenship terkait sistem pebayaran nya.

Naiknya proporsi belanja langsung atau belanja modal, bukan berarti belanja publik naik, itu mungkin hanya untuk pencitraan atau meningkatkan kenyamanan aparatur pemda, maka kami minta BANGAR membahas secara mendetail setiap nomenklatur pos belanja yang disampaikan pemkab.

Indikasi kami ada double anggaran dan biaya tidak rasional.

Kita semua berharap hal yang sudah ditargetkan dalam RAPBD 2020 yang sekarang bersama-sama lagi dibahas dengan DPRD Kabupaten Ciamis.

Dapat tercapai juga penyerapanya harus tepat waktu jangan sampai seperti APBD tahun 2019. Pemerintah daerah tidak konsekwen menjalankan Perda tersebut, contohnya ; TPP gaji ke 13 sampai sekarang blm jelas mau dibayar atau tidak, padahal itu sudah menjadi Perda di tahun 2019.

Selasa, 12 Nopember 2019. Catatan Kritis Ketua Komisi D : Syarif Sutiarsa (Politisi Senior PDIP Kabupaten Ciamis)

( Hery Hernawan Ir )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here