MADA LMP JABAR GELAR WORKSHOP BIDANG SWAKELOLA TIPE III SESUAI AMANAT PERPRES NO. 16 TAHUN 2018

0
43

Jawa Barat – Sergapreborn

Markas Daerah Laskar Merah Putih Jawa Barat menggelar Workshop Sehari Bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui Swakelola Tipe III sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 dan Peraturan LKPP Nomor 8 Tahun 2018, di Aula Bhineka Tunggal Ika Kantor Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Jl. Supratman No. 44 Bandung, Kamis, 16 Januari 2020.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Herry Hudaya. Dalam sambutannya, Herry Hudaya menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa, dan menciptakan kondusifitas wilayah. “Selain NKRI Harga Mati, Kondusifitas Mahal Harganya” tegas Herry Hudaya.

Mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herry Hudaya menyampaikan apresiasi kepada LMP Jawa Barat yang telah menggelar Workshop tersebut, ini merupakan kesadaran penuh dari pihak Organisasi Masyarakat yang ada di Jawa Barat dalam pelaksanaan fungsi fungsi nya patuh kepada Peraturan Perundang Undangan yang berlaku, dimana Organisasi Masyarakat yang mempunyai fungsi kontrol terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan harus menguasai regulasi atau peraturan yang berlaku. Terlebih di Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah pada Bab II Pasal 5, Point (3) hurup (b) bahwa pada Swakelola Tipe III, penanggung jawab anggaran (PA/KPA) dapat menandatangani Nota Kesepahaman dengan Pimpinan Ormas.

Pada kesempatan tersebut, Herry Hudaya pun menyampaikan harapan besar kepada seluruh Ormas yang ada di Jawa Barat untuk senantiasa menjaga Keutuhan Negara Republik Indonesia dengan menjaga Kondusifitas “nyaah ka Jabar berarti nyaah ka NKRI, ngajagaan Jabar sarua jeung ngajagaan NKRI”, kata Herry Hudaya.

Lebih lanjut, Herry Hudaya selaku Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Barat, menjelaskan sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, Tahun 2020 menjadi tahun keberhasilan reformasi Birokrasi, ASN harus berinovasi dan berkolaborasi. Dirinya pun telah membuat terobosan dengan menggulirkan Program unggulan “Harmoni Ngawujudkeun Jabar Juara” dengan 5 Program Pendukung Unggulan yaitu : 1) Program Rempug Jukung Sauyunan, 2) Program Jabar Welas Asih, 3) Program Ngamumule Lemah Cai, 4) Program Ngajeugkeun Pangaweruh Pulitik dan 5) Program Saba Lembur.

“Program unggulan dan kelima program pendukung itu untuk mengawal Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam rangkan mewujudkan Visi Gubernur Jawa Barat 2018-2023 yakni “Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan Inovasi dan Kolaborasi.” yang dengan kelima misi nya menitikberatkan pada sumber daya manusia dan pemerataan pembangunan.” ungkap Herry Hudaya.

Sementara itu, Ukur Purba selaku Ketua Markas Daerah (Kamada) Laskar Merah Putih Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa Workshop ini dilaksanakan dengan maksud dan tujuan untuk peningkatan kapasitas seluruh Jajaran baik di Markas Daerah mapun di Markas Cabang Kabupaten dan Kota di Jawa Barat terhadap semua peraturan yang berlaku di bidang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.

“Sebagai organisasi masyarakat yang mempunyai fungsi kontrol tentunya harus dibekali dengan penguasaan peraturan yang berlaku, kami tidak ingin mejadi Organisasi Masyarakat yang asal koreksi, asal tunjuk, lebih dari itu kami ingin mendukung dan mengawal Jawa Barat dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan”, tegas Ukur Purba.

Ukur Purba menjelaskan, pihaknya merasa perlu untuk mengkaji lebih jauh pola kemitraan baru antara pemerintah dan ormas dalam bentuk Swakelola Tipe III. “Saya berharap dengan adanya pola kemitraan melalui Swakelola Tipe III ini bisa meningkatkan SDM masyarakat khususnya anggota LMP.” pungkas Ukur Purba.

(Dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here