Lagi Lagi Ada Warga Yang Kurang Mampu Tertunggak Hutang Pengobatan Ke Rumah Sakit

0
274

Kota Sukabumi, SERGAPreborn.id –

Pasien yang sudah dirawat di Rumah Sakit Bunut kota Sukabumi sejak 7 Februari sampai 17 Februari 2019 bernama Faeyza Putra Ferdian usia 6 bulan ini diklaim memiliki penyakit cairan di otak. Bayi imut dan mungil ini diduga ter indikasi penyakit hidrosefalus mulai pertengahan Januari, dan sekarang ia sedang berjuang melawan penyakitnya.

Disamping perjuanganya itu, ada masalah finansial yang sedang orang tua mereka hadapi yaitu sejumlah uang yang harus mereka bayar terhadap Rumah sakit bunut selama pengobatan dan perawatan Faeyza.
Memang dari kasus pasien yang ter indkasi penyakit ini dipastikan akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit untuk pengobatanya.

Begitu pun dengan orang tuanya Feyza uang sebesar Rp. 22 juta harus ia dapati untuk membayar biaya pengobatan putranya itu kepada Rs Bunut. Bpjs yang dimilikinya belum mampu mengcover semua biaya nya. Dikarnakan Bpjs tersebut baru bisa dimanfaatkan per tanggal 18 Februari 2019.

Bahkan untuk selanjutnya pengobatan Faeyza harus dirujuk ke Rs Hasan Sadikin Bandung.

Sebagian Upaya yang sedang dilakukan orang tua Feyza saat ini adalah sedang melakukan penggalangan dana melalui situs web KITABISA.COM

Dilansir dari laman Asianparents, Hidrosefalus (hydrocephalus) adalah kondisi penumpukan cairan di dalam otakyang mengakibatkan meningkatnya tekanan pada otak. Arti harfiah daripenyakit ini adalah “air di dalam otak.”Cairan serebrospinal biasanya mengalir melalui ventrikel dan menggenangi otakdan tulang belakang.

Hidrosefalus (hydrocephalus) adalah kondisi penumpukan cairan di dalam otak yang mengakibatkan meningkatnya tekanan pada otak. Arti harfiah dari penyakit ini adalah “air di dalam otak.”

Cairan serebrospinal biasanya mengalir melalui ventrikel dan menggenangi otak dan tulang belakang. Jika tekanan cairan serebrospinal terlalu banyak, maka jaringan otak akan rusak dan menyebabkan gangguan dalam fungsi otak.

Fungsi dari cairan serebrospinal adalah menjaga otak yang volumenya berat agar terapung di dalam tengkorak, merupakan bantalan otak untuk mencegah cedera, membuang limbah metabolisme di dalam otak, dan mempertahankan tekanan yang tetap di dalam otak, tepatnya antara rongga otak dan tulang belakang untuk mengkompensasi perubahan tekanan darah di dalam otak

Gangguan dalam otak ini sangat berpengaruh pada penderitanya. Karena menyebabkan gangguan perkembangan fisik maupun intelektual. Belum lagi, jika penyakit tersebut memiliki komplikasi yang serius.

Sekalipun bisa menimpa ke semua usia, namun hidrosefalus umum terjadi pada usia dewasa dan bayi. Para ilmuwan mencatat bahwa 2 dari 1000 bayi terlahir dengan kondisi hidrosefalus.

Berikut yang dapat menyebabkan hidrosefalus terjadi:

Terjadinya penyumbatan yang mencegah cairan serebrospinal mengalir normal. Terjadi penurunan kemampuan pembuluh darah untuk menyerapnya. Otak ikut memproduksi kelebihan cairan tersebut.

Namun, dalam beberapa kasus, penyakit ini juga bisa menimpa bayi yang belum dilahirkan. Penyebabnya adalah:

Cacat bawaan di mana tulang belakang tidak menutup kelainan genetik Adanya infeksi tertentu yang terjadi selama kehamilan, misalnya virus rubella.

(Teds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here