Kelompok Ginanjar Desa Ratawangi Kec. Banjarsari Jual Bantuan 2 Ekor Sapi UPP0

0
93

Banjarsari – sergapreborn.id

Tahun 2017 Ginanjar, kelompok ternak Dusun Cangkring Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis telah mendapatkan bantuan Sapi UPPO ( Unit Pengolahan Pupuk Organik ) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 6 ekor sapi.

Untuk mendukung program tersebut kelompok ternak juga mendapatkan bantuan kandang sapi, Mesin UPPO, Motor Cator, mesin Rumput, dan Dana Yang masuk Ke rekening Kelompok sejumlah Rp.170.000.000 di luar bantuan mesin UPPO, Motor Cator, dan mesin Rumput.

Pada awalnya Desa Ratawangi sebagai desa percontohan untuk membuat pupuk organik yang berasal dari kotoran sapi untuk digunakan di lahan pertanian.

Jika program tersebut benar-benar dilaksanakan tentu akan sangat membantu masyarakat yang memilik lahan pertanian. Pupuk organik didapat dengan mudah dengan biaya yang rendah. Melalui program sapi UPPO kotoran sapi dijadikan pupuk organik.

Sejak 2017 sampai tahun 2019 program sapi UPPO. Masyarakat dan petani belum pernah melihat produksi pupuk organik dari program UPPO tersebut.

Namun program sapi UPPO dari awal mendapatkan program Lumpuh total tak produksi, terpatau sergapreborn.id sapi dari 6 Ekor hanya tinggal 4 Ekor Sapi.
Sapi yang 4 ini sudah mau di jual lagi baru ada panjer Rp.7.500.000, sedang pembayaran ke 4 Sapi tersebut Rp.65.000.000.

Menurut pengakuan Ketua Kelompok Sapi 2 Ekor itu tau di jual tau kemana cuman setelah ditelusuri Ternyata sapi di jual oleh menantunya pak (ST) yang berinisial (JN), adapun hasil penjualan tersebut jajaran kepengurusan tidak menerima uangnya Dengan alasan sapi tersebut di jual untuk di belikan sapi lagi tapi sampai 3 tahun ini sapi tersebut tidak ada bahkan menantu (ST) sampai sampai sekarang menghilang ungkap Ketua Kelompok Ahmad Baehaqi.

Informasi yang berkembang di masyarakat sapi yang tersisa sebanyak 4 ekor kini terancam Raib karena sudah mau di jual lagi.

Semula (ST) terkesan menutup-nutupi sapi telah dijual, namun akhirnya membenarkan sapi sebanyak 2 ekor telah dijual menantunya dikatakan di tempat Kandang Sapi Minggu 8/7/2019. Dan (ST) mengaku ini juga Sapi yang 4 sudah mau di Jual baru ada panjer Rp.7.500.000.

Menurut masyarakat, (ST) dari struktur kelompok sebagai penasehat, namun dia menguasai sepenuhnya bantuan tersebut berikut dana Rp.170.000.000 berikut Buku rekeningnya.

Diakui (ST) bahwa buku rekening di kembalikan ketua kelompok, dan semua data keuangan di kembalikan ke ketua ada di ketua tandasnya.

Menurut (ST) Penjualan yang di lakukan menantunya (JJ) tidak me duga bakal seperti ini kejadiannya, (JJ) pun menjual kedua Sapi tersebut atas dasar kerja Sama dengan Pihak Dinas tandas (ST).

Raibnya Ke 2 Ekor Sapi yang di Jual (JJ) Tahun 2017 Dinas pun harus ikut Bertanggung Jawab Karena menurut ST Penjualan ke 2 Sapi ada Oknum Dinas Terkait Ikut Kerjasama ungkap (ST).

Dengan Bantuan Program UPPO yang tak berproduksi, Ketua, Sekertaris, Bendahra Harus ikut Bertanggung Jawab Dengan Ke 2 Ekor Sapi yang Di Jual (JJ) ungkapnya

(Budi Sergap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here