Kapolsek Parigi Polres Ciamis Hadiri Giat Diskusi Publik Refleksi Kebijakan Pembangunan

0
30

Ciamis -Sergapreborn

Hari ini Jumr’at tanggal 14 Agustus 2020 jam 13.30 s/d 16.00 Wib, bertempat di Aula Setda Kabupaten Pangandaran telah dilaksanakan kegiatan Diskusi Publik Refleksi Kebijakan Pembangunan Kabupaten Pangandaran yang diselenggarakan oleh Forum Pemuda Pangandaran, dengan narasumber Bupati Pangandaran (H. Jeje Wiradinata) dan Cendikiawan (Drs. H. M Agus Nurdin, S.Pd.,M.Pd) dengan Moderator (Sdr. Ogi Wiguna), selaku penanggung jawab kegiatan (Sdr. Aos Firdaus)

Kegiatan tersebut dihadri Lk 80 orang, diantaranya Bupati Pangandaran (H. Jeje Wiradinata), Cendikiawan (Drs. H. M Agus Nurdin, S.Pd.,M.Pd), Kadisdikpora Kab. Pangndaran (Drs. H. Surman, S.Pd), Kepala Bappeda Kab. Pangandaran (Drs. H. Agus Satriadi), Ketua karang taruna Kab. Pangandaran (Dede Supratman), Ketua SAPMA Pemuda Pancasila Kab. Pangandaran (Andriana), Anggota Pemuda Pancasila Kab. Pangandaran, Para anggota Forum Pemuda Pangandaran

Bupati Pangandaran dalam giatnya menyampaikan, Mudah mudahan diskusi ini bisa menjadikan pangandaran yang lebih baik lagi untuk kedepannya dan ini merupakan forum siraturahmi saya sebagai bupati dengan para pemuda harapan bangsa.

“Pemuda merupakan harapan bangsa tentunya untuk mengisi masa depan bangsa, saya sebagai bupati tentunya membutuhkan gagasan serta pemikiran dari para pemuda untuk kemajuan Kab. pangandaran. Saya sebagai bupati tentunya berkeinginan penuh untuk dapat mensejahterakan masyarakat Kab. pangandaran dan menjadikan pangandaran sebagai kabupatan yang maju dan dinamis”, tuturnya.

Bupati juga menjelaskan bahwa Saya ingin sampaikan bahwa ketersedian anggaran yang sangat terbatas itu yang menjadi kendala buat kita tapi alhamdulillah kita bisa menjadikan pangandaran ini maju di bandingkan dengan kabupaten lain walaupun anggaran kita terbatas.

“Saat ini saya sedang bekerja keras untuk dapat menjadikan pangandaran menjadi wisata yang mendunia, oleh karena itu tentunya saya mohon kerja sama dari semua pihak untuk dapat mewujudkan itu semua, terutama para pelaku wisata yang ada di Kab. Pangandaran dan Alhamdulillah untuk inspratuktur sudah 90 % sudah selesai dan penataan pantai barat dan timur sudah dilaksanakan”, ungkapnya.

Penggunaan Dana APBD yang saya pergunakan seefisien mungkin bisa kita liat sendiri di dalam penggunaannya, kita tidak ada melaksanakan studi banding keluar negri karena menurut saya itu suatu pemborosan saja dalam penggunaan anggaran.

Ada program saya yang sedang saya laksanakan yaitu Ajengan masuk sekolah, ini merupakan program satu satunya yang ada di propinsi jawa barat makanya Kab. Pangandaran dijadikan studi banding bagi Kabupaten lainnya, tambah Bupati.

Akses kita terlalu jauh dari pusat kota makanya saya berkeinginan adanya pembangun bandara sehingga untuk memudahkan kepada parawisata domistic ataupun mancanegara untuk dapat berkunjung ke pangandaran. Nanti tanggal 1 September 2020 saya berencana akan membuka kembali sekolah, tatap muka dengan tetap menggunakan protokol kesehatan.

“Kita merupakan daerah otonomi terbaik se indonesia tentunya ini merupakan suatu kebanggan tersendri buat Kab. Pangandaran Kita telah mendapatkan peringkat ke 1 sejawa barat untuk desa wisata terbaik, Puskesmas Pangandaran mendapat katagori terbaik ditingkat perkotaan diseluruh indonesia”, tandasnya.

(Lili R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here