Kades Rawa Meneng di duga Pengguna Akte Cerai Palsu

0
992

Subang – Koran Sergap , Berawal dari laporan salah satu ketua Ormas Kabupaten Subang. Terkait dugaan pemalsuaan akte cerai Siti Maslihah ternyata setelah di cek di pengadilan agama setempat akte cerai yang digunakan Kades rawa meneng diduga itu Palsu karna mengunakan dokumen orang lain dan melainkan atas nama Siti Kulsum yakni pemilik akte cerai yang tercatat di pengadilan setempat adalah Siti kulsum yang tercatat di kantor pengadilan agama Kabupaten Subang.

Saat Di konfirmasi Wartawan , Siti Maslihah yang juga menjabat sebagai Kades Rawa Meneng, Kecamatan Blanakan Kabupaten Subang, Memberi keterangan bahwa, beliau tidak tahu karna menurut penjelasan Siti Maslihah ia tidak terlibat dugaan pemalsuan dokumen (red) Akte Cerai Palsu tersebut.

“Saya tidak tau kalau Akte Cerai itu palsu pasalnya saya menyuruh seseorang untuk membuatnya,” Kata Kades

Menurut Bupati Subang , Hj.Imas Aryumningsih,SE . Jika memang hasil dari akte cerai palsu itu memang merugikan pihak terkait. silahkan yang bersangkutan bisa konsultasi kepada Biro hukum pemda Subang karna sebelumnya hal serupa belum pernah terjadi di Kabupaten Subang, “Ucap Bupati kepada Wartawan.

Jadi, Terkait permasalahan ini Bupati menghimbau, Bahwa perangkat Desa jangan sampai terlibat dengan  dugaan pemalsuan akte cerai palsu yang dimiliki Kades Rawa Meneng ,Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Tandasnya.

Lanjut Bupati mungkin saja datanya salah dan kalau terlibat pemalsuan akte cerai , Pasti sudah ada laporan ke kantor , sampai hari ini saya belum ada laporan terkait kades rawa meneng yang melanggar hukum  memalsukan dokumen.

Untuk itu, Diminta agar seluruh aparatur pemerintah khususnya Kades jika ada persoalan hukum untuk tidak segan-segan berkordinasi dengan biro hukum pemda Subang. Agar kejadian tersebut dapat menjadi pukulan keras dan bahan evaluasi bagi para Kades maupun pejabat intansi pemerintahan agar kedepan lebih baik.

Dibagian yang lain :

H. Kaharuddin, selaku ketua Pengadilan agama Subang menjelaskan, tips membedakan akta cerai. Secara kasat mata, ungkapnya, memang tidak ada perbedaan antara akta cerai palsu dengan yang asli.

Hanya, ujar Kaharuddin, pengguna harus meneliti kembali berkas akta cerai tersebut agar terlihat perbedaannya. “Kalau yang asli ada terlihat seperti bayangan gambar di kertasnya,”jelasnya dikantornya, Senin (16/10).

Selain itu, ujarnya, akta cerai yang asli pasti mudah diperiksa. Pasalnya, akta cerai tersebut terdaftar di Pengadilan Agama sehingga bisa dicek keberadaannya.

Terkait dugaan pemalsuan akte cerai Kades rawa meneng ia engan berkomentar yang pasti akte cerai palsu itu bukan prodak kami,dan Surat keterangan akte cerai atas nama Siti maslihah memang tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya karna Nomor regester itu pemilik aslinya adalah atas nama Ibu Siti Kulsum.

Jadi,Pihaknya menghimbau agar masyarakat jika ingin mengurus gugatan cerai langsung kepada pengadilan agama Dan kami akan layani segera. jangan sampai melalui calo atau orang yang tidak dikenal bisa berakibat fatal bagi pengguna karnakan berlawanan dengan kitab undang-undang hukum Pidana yang berlaku,” Tegasnya

( Red Sergap /EKA W/ Dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here