Jelang Lebaran Haji 2018, Gas Elpiji Mulai Langka di Kec. Biringkanaya Makassar

0
966

“Dari pantauan Koran Sergap di beberapa toko maupun warung yang merupakan agen pangkalan di kawasan Biringkanaya , sangat jarang yang menjual Gas Elpiji 3 kg”

MAKASSAR, (sergapreborn.id)

Sepekan hingga dua hari jelang Lebaran Haji 2018, warga Biringkanaya Kota Makassar mulai kesulitan kebutuhan pokok seperti Gas Elpiji berukuran 3 Kg. Sebab Gas Elpiji tersebut merupakan kebutuhan sehari-hari.

Dari pantauan Koran sergap di beberapa toko maupun warung di seputar jalan Pajjaiyang kelurahan Laikang Biringkanaya, sangat jarang yang menjual Gas Elpiji.

Foto : Langkanya Gas Elpiji 12 Kg

Tidak seperti biasanya, di beberapa toko terutama di kawasan Perumnas Sudiang yang selalu menyediakan stok Gas Elpiji ukuran 3 Kg itu.

Rahmat (58), salah satu pemilik pangkalan yang menjadi agen gas di Pwrumnas Sudiang mengatakan, sudah beberapa hari ini stok gas 3 kg habis, dan begitu juga Pangkalan Gas dan saat ini lagi menunggu stok dari Pertamina yang akan di distribusikan.

Foto : Salah Satu Agen Gas Elpiji 3 Kg

“Sudah beberapa hari ini, banyak pembeli yang juga pengecer yang mencari gas 3 kg, memang stok sudah habis,” ungkap Rahmat, Senin (20/8).

Rahmat menyebutkan, biasanya dia menyediakan sekitar tabung gas elpiji ukuran 12 Kg, dan tidak sampai seminggu sudah ludes diambil pelanggan. “Biasanya sih ada sekitar 100 – 200 tabung ukuran 3 kg, saya jual Rp. 15.500 per tabung,” ujar dia.

Dari beberapa informasi yang diterimanya, kelangkaan gas elpiji bukan hanya di Sudiang, tetapi juga terjadi di beberapa kecamatan di Kota Makassar, seperti di Daya dan juga Kelurahan Paccerakkang , ” iya di paccerakkang dan Bulurokeng juga terjadi kelangkaan gas elpiji disana, ” ungkap Maman yang domisili di paccerakkang.

Hal senada juga diungkapkan oleh Daeng Tutu (58)? warga Laikng juga mengeluhkan terjadinya kelangkaan gas elpiji itu, apalagi kelangkaan terjadi menjelang lebaran haji. “Memang susah gas 3 kg sekarang, karena saya juga menunggu dari pangkalan dan jika pangkalan sudah ada itupun kondisi begini harus antri,” ucap Daeng Tutu.

Langkanya persediaan gas elpiji di Kec. Biringkanaya Kota Makassar itu juga menimbulkan pertanyaan sejumlah warga. Pasalnya pada setiap menjelang lebaran atau hari raya stok gas elpiji 3 kg arang merupakan standar bagi warga menengah ke bawah selalu langkah di pasaran. Dengan adanya kelangkaan salah satu bahan yang termasuk kebutuhan pokok tersebut, warga Biringkanaya Kota Makassar berharap agar Pemerintah Kota Makassar melalui dinas terkait segera melakukan pengecekan langsung ke pangkalan dan toko-toko ataupun ke pasar-pasar atau dapat memberikan solusi agar Gas tersebut tidak langka maupun hilang dari peredaran.

(Imansyah Rukka – Jurnalis Koran Sergap ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here