Diduga Kontraktor Sunat Volume Pembangunan Jalan Rancamahi Subang

0
37

Subang – Sergapreborn

Kegiatan proyek fisik pembangunan jalan rancamahi,sasakjon , Kabupaten Subang, diduga tidak sesuai volume pembangunan proyek tersebut.

Masyarakat yang mengeluhkan pengerjaan tersebut inisial DN (40) menjelaskan, kepada media bahwa ada dugaan Kecurangan penyelewengan dengan mengurangi volume pekerjaan proyek fisik jalan kabupaten mungkin sudah mendarah daging bagi para pemangku kebijakan khususnya di Kab.Subang yang sengaja mengambil keuntungan dari setiap kegiatan proyek terlebih pihaknya telah mengecek kondisi pembangunan jalan rancamahi,sasakjon,” tegasnya kepada media, Selasa (10/09/2019).

Lanjutnya,
Karena lemahnya pengawasan pada saat pelaksanaan kegiatan hingga pemeriksaan hasil pekerjaan (PHO) yang diduga menjadi faktor sangat mempengaruhi bagi hasil kegiatan proyek fisik yang digelar oleh pihak dinas pekerjaan umum dan penataan ruang Kabupaten Subang.

Menurutnya, Proyek yang diduga tidak sesuai dengan papan proyek di dalam Rincian Anggaran Belanja (RAB) yang terlihat dipapan kegiatan proyek senilai 64.486.000,- ,Adapun
Sumber Dana dari APBD Subang.

Selain itu,Pantauan awak media ada pengawas yang mewakili Dinas PUPR Kab.Subang.Namun yang bersangkutan juga diduga melakukan pembiaran Sehingga sangat minim pengawasan dari dinas terkait.

Padahal, dalam pengerjaan pengecoran pembangunan jalan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Subang melalui CV.Eka Daya Abadi yang diduga dikerjakan asal jadi tidak sesuai papan kegiatan yang seharusnya volume, panjang pembangunan jalan ,Para awak media juga bertanya kemana pihak konsultan ?? tentu ini harus di usut sampai tuntas,” ujar DN dengan nada kesal.

Media Sergapreborn.id bersama tim di lokasi kegiatan pembangunan ada kejanggalan dalam pekerjaan proyek tersebut tidak sesuai bestek, sehingga memberikan kesempatan kepada pelaksana kegiatan untuk mengurangi volume tidak sesuai dengan rencana proyek tersebut.

Lanjut DN yang juga anggota Ormas LMP menyebutkan, Kami sebagai sosial kontrol dan masyarakat melihat kegiatan tersebut merasa dibodohi oleh oknum pihak kontraktor yang berusaha mengelabui masyarakat dengan tidak mengerjakan proyek sesuai bestek.

Sementara, Hasil konfirmasi kepada pihak kontraktor maupun konsultan tidak berhasil dikonfirmasi oleh awak media sedangkan saat tim mengukur langsung di lapangan, terlihat pekerjaan pembangunan jalan tidak sesuai papan kegiatan proyek.

‚ÄĚKami berharap, Pihak terkait terutama kontraktor dan konsultan yang mengerjakan proyek kooperatif pada rekan-rekan wartawan terlebih saat dikonfirmasi pihak terkait tidak ada di tempat dan sampai berita ini ditulis belum berhasil dikonfirmasi oleh wartawan.

(Dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here