Diduga Kades Restu Rahayu Sunat Anggaran Dana Desa

0
455

LAMPUNG TIMUR – Sergapreborn

Dana desa tampaknya benar – benar menjadi incaran oknum Kepala Desa nakal yang ingin menaikan taraf hidup dan ekonomi keluarganya. Modusnya pun sama, mengotak atik angka di rencana anggaran belanja (RAB) dengan sejumlah rekayasa sehingga dari selisih material dan upah pekerja mereka bisa menikmati keuntungan yan bisa menambah pundi -pundi kekayaan oknum kepala desa.

Seperti yang terjadi didesa restu rahayu, Kecamatan raman utara. Kabupaten Lampung Timur. Desa yang dipimpin oleh gusti putu muliarka tahun 2019 membangun  jalan telpord yang terbagi di tiap tiap dusun sayangnya pembangunan telpord ini diduga sarat dengan korupsi.

hal ini terungkap saat wartawan media ini mendatangi lokasi dan bertemu dengan warga yang ikut bekerja dalam pembangunan telford didesa restu rahayu
Nyatanya  dalam proses pengerjaan peningkatan jalan telford bagian lantai dasar tidak ada pasir dan teknis pemasangan batu jarang-jarang serta tidak di lengkapi batu pengunci.  Selain itu sebanyak 31 unit pembangunan gorong2 di desa restu rahayu menggunakan besi berukuran 8 inci. Di luar ketetapan gambar.

Ironis memang apa yang dilakukan kepala desa restu rahayu dan TPKnya ini. Karna jelas kenyataan dilapangan berbeda sekali dengan Rab peningkatan jalan telford yang di SPJkan dalam Apbedes desa restu rahayu. Karena jika kita melihat Rab tersebut, penggunaan material dan upah pekerja sangat tidak sesuai dan pengadaan barang dan jasapun diduga ada permainan, fiktip, mark up, atau sebutan lainya.

Sayangnya saat hendak konfirmasi ke kepala desa restu rahayu kecamatan raman utara kabupaten Lampung Timur, susah ditemui, dihubungi via telepon pribadinya tidak dijawab, hingga berita ini diturunkan wartawan belum bisa menfkonfirmasi.

ketidak tahuan warga dimamfaatkan oleh kades Restu rahayu,”
,”padahal kenyataanya beliau membangun untuk cari untung pribadi dengan makan uang negara, dan keringat warga yang menggali drainase didesanya, padahal kurang bagaimana pemerintah mau memajukan desa, uang dikasih negara, kades tinggal menggunakan anggaran buat bangun desa, bukan uang kades atau siapapun, duit negara yang digunakan, bukanya amanah malah dikorupsi …!!! Harus dilaporkan, biar sadar.

(tupik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here