Diduga Beredar Vidio Asusila Siswa SMK Negeri 1 Padaherang “Dua Siswa/i Di Keluarkan Pihak Sekolah

0
719

Padaherang – Sergapreborn

Video rekaman asusila yang diduga melibatkan pelajar salahsatu SMK Negeri di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran menggegerkan masyarakat Jum’at 4/10/2019.

Video berdurasi empat puluh detik tersebut kali pertama
diunggah akun pribadi milik inisial (SĹN) Facebook. Baru beberapa jam diunggah, video yang
ramai dikomentari ratusan netizen tersebut langsung dihapus oleh pengunggahnya.

Meski unggahan Facebook tersebut langsung dihapus, namun sejumlah warganet sudah menyimpan video tersebut.
di media sosial (medsos) lainnya, seperti Whatsapp.

Dalam video berdurasi pendek tersebut, terlihat sepasang kekasih diduga siswa SMK Negeri 1 Padaherang, sedang duduk di Sofa masih berpakaian seragam Sekolah dan melakukan Asusila di rumah orang tua (SLN).

Pemeran video Asusila tersebut
masih mengenakan seragam pramuka lengkap dengan atribut rok coklat dan kaus kaki Putih hitam.

Yayan Sopandi S.Pd. MM di dampingi Kasubag Tata Usaha Ujat Sudrajat S.Ip MM.menyampaikan pada awak media, bahwa benar adanya tentang Vidio siswa/i tersebut dan benar sekolah di sini. Menurutnya pihak sekolah sudah menerima surat pengunduran diri dari pihak siswa hari jum’at,mereka sudah mengundurkan diri dari sekolah orangtuanya sendiri yang datang ke sekolah bukan pihak sekolah yang mengeluarkannya ucap yayan Senin 7/10/2019 dikatakan di ruang tamu SMK N 1 Padaherang.

Di tempat terpisah orang tua siswa inisial (SD) saat di minta keterangan di rumahnya Senin 7/10/2019, menjelaskan “kami baru mengajukan keluar atau pindah pada hari Senin ini tanggal 7/10/2019 bukan hari Jumat.
Memang pihak sekolah mengatakan” coba cari sekolah yang mau menerimanya,tapi jangan di kabupaten pangandaran”saya menduga pihak sekola mengluarkan secara halus pada anak kami”ucapnya

Masih ungkapnya, Untuk mengurus surat-surat anak kami baru hari ini saya mengurusnya,mungkin ibunya masih berada di sekolah karena anak kami ingin melanjutkan sekolah.

“Kami merasa kecewa dengan sekolah SMK Negeri 1 Padaherang dari cara mendidik siswa menurut saya jelek, kenapa saya katakan jelak salah satunya di sekolah kan ada kantin waktu kami kesekolah di kantin banyak siswa meroko kenapa tidak di tegur. Kantin itu milik sekolah kan kenapa harus menyediakan roko dan anak-anak membeli roko di kasih.Keduanya kejelekan sekolah itu dulu waktu pembagian rapot kenaikan kelas anak saya justru tidak naik kelas padahal anak saya pintar loh nilainyapun bagus,kenapa tidak naik kan heran buat kami”

Setelah kami urus lagi kepihak sekolah dan terus kami telusuri, kebetulan ada pihak sekolah yang bantu kami dan ahirnya kenaikan kelas anak kami tertukar rapotnya sama siswa yang sering bolos di situlah kebenaran terungkap anak saya naik kelas hasil nilai anak saya di tukar wali murid kelas 1 yang bernama inisial HDR ucap SD, kami bicara pakta apa adanya.

Wali kelas 1 HDR menurut SD itu guru cara mendidik nya kurang baik bahkan bukan untuk di contoh sebagai Guru, kenapa seperti itu masa seorang guru pendidik bahasa nya ga mendidik ini yang dia lontarkan Anjing, Kehed kan itu tidak pantas di ucapkan seorang pendidik katanya.pungkasnya

(Budi Setiwan /Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here