Diduga Akibat Lemahnya Pengawasan Distribusi Pupuk Bersubsidi Salah Sasaran

0
100

Tasikmalaya – sergapreborn


Diduga akibat lemahnya pengawasan lagi-lagi pupuk bersubsidi telah dijual kepada pihak yang tidak berhak, seperti terjadi di wilayah Tasik Selatan Desa cibatu kecamatan karangnunggal kabupaten Tasikmalaya, salah satu kios pengecer menjual pupuk bersubsidi kepada pengusaha warungan,sehingga harga pupuk tersebut menjadi mahal tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), ujar sumber “sergap” baru baru ini.

Lebih jauh sumber mengungkapkan telah terjadi tindakan dugaan penyelewangan pupuk bersubsidi yang dilakukan oleh salah satu kios pengecer resmi atas nama H. Saep bahwasanya dirinya telah menjual pupuk bersubsidi ke warungan, sehingga harga penjualan pupuk menjadi melambung. Dalam hal itu jelas menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat, pasalnya pupuk bersubsidi seharusnya di distribusikan kepada yang berhak berdasarkan kebutuhan kelompok tani atas dasar pengajuan sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), Sebaiknya fihak terkait segera turun tangan agar jangan sampai masyarakat khususnya petani dirugikan, karena pupuk bersubsidi itu adalah hak para petani,maka
Untuk itu pengawasan sangat lah penting, karena kalau melihat kejadiannya seperti itu tidak mentup kemungkinan pihak pengecer menjual pupuk bersubsidi tersebut kepada perusahaan-perusahaan lainnya,ujarnya.

Direktur Makmur Sentosa (MS) Distributor resmi “Akih” yang beralamat di Jl. Ir H. Juanda dalam kesempatan nya saat di konfirmasi “Sergap”di Kantor nya mengakui terkait dengan adanya dugaan penyelewengan pupuk di wilayah nya, dirinya akan segera memberikan teguran terhadap H.Saep sebagai pengecer yang melakukan penjualan pupuk kepada yang tidak berhak,namun pada kenyataan nya hal itu terjadi bukan hanya di wilayah kami saja,paparnya.

“sesuai kapasitas saya selaku Diatributor resmi akan segera memberikan teguran terhadap H. Saep sebagai pengecer wilayah binaan saya,namun hal itu terjadi bukan hanya di wilayah kami saja,

(Team)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here