Di Duga Kuat Ahmad Kodir kades Neglasari Kec. Abung Tengah Rampok Dana Desa

0
1100
Lokasi pembersihan embung RK 3

Lampura.sergapreborn.id –

Masih tak ingin di konfirmasi baik di kantor desa maupun di kediamannya ahmad Kodir selaku kepala desa neglasari kecamatan abung tengah kabupaten lampung utara terkait dana desa 2018 yang mencapai Rp. 923.951.326. menurut papan informasi yang di tempel di kantor desa,dana tersebut di alokasikan sebagi pembangunan fisik Rp. 762.815.200 rupiah, diduga kuat di selewengkan.selasa 26/02/2019.

Pasalnya Dugaan penyelewengan anggaran dari beberapa item fisik yang meliputi, pembuatan paving blok di dusun/RK 2 seluas 21 meter² kurang lebih, di anggarkan sebesar Rp.12.115.000 rupiah di duga mengandung markup anggaran.Pembuatan talud penahan tanah (TPT) type 50 panjang 25 meter type 300 panjang 70 meter lokasi dusun/RK 1 dan 3, yang di anggarkan dengan dua anggaran berbeda, yakni pada papan informasi di lokasi bangunan Rp 152.086.000 sedangkan pada baner informasi di kantor desa di anggarkan Rp. 141.757.000 rupiah,selain di duga markup anggaran kades neglasari juga diduga melakukan pembohongan publik,selain daripada itu TPT tersebut yang baru saja di serah terimakan sudah rusak bahkan ambruk

.Sekertaris desa (Sekdes) saat di jumpai dikantor desa setempat mengatakan kegiatan fisik DD 2018 hanya dua item saja.”perogram fisik DD 2018 di desa kami yaitu pembuatan sarana olah raga dan embung,dananya yang lain selebihnya pak kades yang tau, untuk embung pembersihannya menggunakan alat berat berjenis CAT, di kerjakan selama 29 hari”ungkap Iwan.

Selanjutnya pembuatan satu unit MCK yang berlokasi di dusun/RK 2 dengan luas di perkirakan 5 x 3 meter yang di anggarkan sebesar Rp. 73.850.750.00 juga terindikasi markup anggaran,serta badan usaha milik desa (BUMDES) yang tidak berjalan, menurut keterangan asep warga desa setempat BUMDES yang di usahakan di bidang perikanan hanya berjalan beberapa bulan saja

“kolam ikan itu kerja samanya sama Een warga sini juga, tapi kayaknya sudah tidak berjalan lagi karna rugi kata pak kades”ungkap asep.

Dan yang lebih fantastis lagi,dugaan pembohongan informasi publik dan korupsi yakni pada pembuatan Mbung desa di dusun/RK 3 ,menelan dana desa (DD) yang di anggarkan sebesar Rp. 333.985.000.00. Ternyata di lokasi bukan pembuatan mbung tetapi pembersihan mbung desa dari rumput liar, itupun hanya sebagian saja.

“Pembersihan embung ini tidak total,ayo kita liat di belakang rumah saya,makanya kemarin saya perotes terhadap pak kades,tapi kata pak kades untuk tahun depan lagi di kerjakannya”cetus paiman warga dusun 3.

Paiman juga mengatakankan alat berat yang di sewa untuk di pergunakan sebagai alat untuk membersihkan embung tersebut,tak lebih dari satu bulan dan di bantu oleh masyarakat setempat kurang lebih hanya 15 orang saja.

Hasil investigasi media di lapangan serta Ahmad kodri kepala desa neglasari kecamatan abung tengah yang tidak dapat konfirmasi,di duga kuat penyelewengan dana desa tahun anggaran 2018 yang dengan sengaja kangkangi undang-undang tindak pindana korupsi di indonesia,pasalnya anggaran-anggaran yang di anggarkan di markup oleh kepala desa setempat, sehingga ahmad kodri wajib di periksa oleh penegak hukum di lampung utara.

Keterangan foto:
(Iwan sekertaris desa (sekdes) neglasari)
Kantor desa neglasari kec. Abung tengah

(fran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here