Demas Laira, Seorang Wartawan Media Online di Mamuju Tewas Dibunuh, HP dan Kameranya Hilang

0
233

MAMUJU TENGAH | Sergapreborn.id –

Demaa Laira seorang wartawan media online ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah dengan luka tusuk di Jalan Poros Mamuju-Palu Desa Tobinta, Kecamatan Karosa, Kabupaten Mamuju Tengah,, Kamis (20/8/2020) dini hari pukul 01.30 Wita.

Mayat korban ditemukan pertamakali oleh pengemudi truk yang melintas di lokasi. Kemudian penemuan mayat tersebut dilaporkan ke Polsek Karossa, dan ditindaklanjuti oleh Kapolsek Karossa mendatangi TKP bersama Aipda Wawan Herizal dan Aipda Ashari beserta personel Polsek Karossa lainnya.

“Awal mula korban diduga Laka Lantas, namun saat dilakukan olah TKP ditemukan beberapa luka tusuk di tubuh Korban. Sehingga dilakukan Olah TKP beserta identifikasi bersama Satuan Reskrim Polres Mamuju Tengah,” kata Humas Polres Mamuju Tengah, Bripda Wahyu dalam pernyataan tertulis yang diterima Sergapreborn.id.

Bripda Wahyu menambahkan, korban diduga tewas akibat luka tusuk dengan menggunakan senjata tajam pada bagian dada, ketiak, tangan korban sebanyak delapan tusukan.

“Dan disimpulkan korban meninggal akibat dianiaya dengan cara ditusuk benda tajam,” jelasnya.

Dilanjutkan, darii tempat kejadian perkara, berikut ditemukan yakni.sepeda Motor Yamaha Nmax DC 3385 AI beserta helm dan STNK. Sementara di tubuh korban ditemukan dompet berisi KTP, SIM C, 7 buah Kartu Bank atas nama Demas Laira, satu kantong pakaian dan tiga kartu pengenal id card pera atas nama Demas Laira.

“Saat ini mayat korban betada di Rumah Sakit Satelit Benteng Kabupaten Mamuju Tengah untuk dievakuasi dan selanjutnya dilakukan visum luar, sambil menunggu pihak keluarga kedatangan korban,” pungkasnya.

Sementara itu Lia yang merupakan Adik kandung Demas Laira saat Harianober mencoba konfirmasi atas kejadian tersebut, mengatakan, sebelumnya Kakaknya Demas sama sekali tidak pernah bercerita bahwa dirinya mendapat masalah atau pun membuat masalah dengan orang lain.

“Kakak saya Demas selain ditemukan tewas mengenaskan, handphone, serta kameranya juga turut hilang”, tuturnya.

“Kami sekeluarga sangat terkejut saat mendengar kabar bahwa kakak saya Demas ditemukan meninggal di pinggir jalan,”ungkap Lia, kepada Sergapreborn.id saat dikonfirmasi vmelalui WahatsApp, Jumat 21 Agustus 2020 dini hari.

Dari informasi yang dihimpun Sergapreborn.id sebelumnya, korban Demaa Laira dalam tugas-tugas jurnalistik kerap menulis berita kritik seperti soal jalan rusak, kelangkaan gas elpiji hingga dugaan kasus penyelewengan anggaran.

(Imansyah Rukka)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here