Cerita Tragis, Anggota Tagana Ciamsi Empat Jam Terjebak Banjir

0
71

Ciamis – Sergapreborn

Menjadi Anggota Tagana adalah salahsatu kebanggaan bagi seseorang yang memiliki jiwa sosial tinggi, meski terkadang dalam mengemban tugas mulianya mendapat rintangan, bahkan nyawa sekalipun menjadi tarohan.

Seperti yang dialami Uju Suparman, salahsatu anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis, ketika menceritakan pengalamannya terjebak banjir selama 4 jam, saat mencoba mengevakuasi korban bencana banjir yang melanda dua wilayah Kabupaten Ciamis, yaitu Kecamatan Banjarsari dan Kecamatan Banjaranyar, tepatnya di Dusun pongporang Desa Sindangrasa, Kecamatan Banjaranyar, yang terjadi pada Selasa (27/10/2020)

Saat ditemui di posko penanganan bencana banjir, Uju Suparman anggota FK tagana Kabupaten Ciamis  mengatakan,

“Saat itu hujan deras tidak kunjung henti di wilayah Kecamatan Bajarsari dan Kecamatan Banjaranyar, saya tahu salahsatu wilayah rawan banjir ketika kondisi seperti itu adalah Dusun Pongporang Desa Sindangrasa Kecamatan Banjaranyar” Kamis (29/10/2020)

“Tanpa pikir panjang, karena sudah menjadi kewajiban bagi saya sebagai anggota Tagana, sekitar pukul 02:00 Wib. dini hari, saya bergegas beranjak menuju lokasi tersebut untuk mencoba mengevakuasi warga” ungkapnya.

“Namun tanpa diduga saat hendak melewati salah satu jalan di wilayah itu, volume air sungai Ciputrahaji tiba-tiba naik begitu cepat dan sangat deras, sontak sayapun kaget” tambahnya.

Lanjut Uju, “saat itu saya sempat berniat kembali untuk membawa perahu karet, namun derasnya volume air membuat kesulitan untuk kembali, saya sempat bingung, bagaimana saya menyebrangi arus yang begitu deras, ditambah saat itu kondisinya sedang mati lampu, dan akhirnya saya terjebak dengan bersandar sambil memegang pada salah satu pohon yang kebetulan ada di sekitar lokasi itu” terangnya.

Uju mengaku, saat kejadian tersebut, tidak ada seorang pun yang tahu kondisinya yang terjebak banjir.

“Tidak ada seorang pun yang mengetahui sehingga saya memilih bertahan di tengah kepungan banjir kurang lebih selama 4 jam lamanya,” ungkapnya.

Baehaki Efendi, sesama Relawan FK Tagana, membenarkan jika sahabatnya terjebak di tengah kondisi banjir yang terjadi pada Selasa (27/10/2020) kemarin.

“Saya juga mendapatkan informasi dari warga, bahwa ada relawan yang terjebak banjir, lalu saya bersama tim bergegas langsung ke lokasi untuk melakukan evakuasi, dan alhamdulillah uju bisa kami selamatkan” jelasnya.
(moy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here