BUTUH KETEGASAN BUPATI PANGANDARAN TERKAIT MASALAH LINGKUNGAN SEKITAR SUNGAI

0
338
PANGANDARAN – Koran Sergap ,   Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Pangandaran mengingatkan agar para pengusaha hotel maupun restoran untuk ikut mengatasi pencemaran  lingkungan demi terwujudnya lingkungan yg bersih di area wisata.
“BPLH telah membuat surat edaran buat para pengusaha hotel dan rumah makan di Pangandaran agar senentiasa mentaati aturan dan ikut mengatasi pencemaran lingkungan” ujar  Surya Darma, SH, MM, Kepala  BPLH Kabupaten Pangandaran diruang kerjanya.
 Menurut Surya Darma, Pangandaran telah memiliki image sebagai kota tujuan wisata. Kawasan ini bukan hanya dikunjungi wisatawan domestik, melainkan wisatawan mancanegara. Tambahnya lagi, Pariwisata memiliki kaitan erat dengan lingkungan, karenanya kata Surya Darma, para pengusaha wisata hendaknya memperhatikan pentingnya lingkungan yang bersih. “Tata kelola Lingkungan telah diatur dalam UU No 32 thn 2009, tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup” tegas Surya Darma.
Hasil penelusuran kami di sepanjang kawasan sungai Cijulang terdapat banyak bangunan dan dua rumah makan yang memanfaatkan kawasan harim sungai.
“Alangkah indahnya bila pinggiran sungai Cijulang menuju objek wisata Green Canyon dibuatkan gazebo atau ruang terbuka hijau ( RTH ) untuk mengatasi pencemaran air sungai yg diakibatkan dari limbah para pengusaha nakal rumah makan”,kata Rahmat, pemilik bodyrafting Baraja, warga setempat.
Disampaikan Rahmat, jika tidak secepatnya dibenahi bangunan di sempadan sungai disekitar kawasan wisata Green Canyon oleh Pemkab Pangandaran, dikhawatirkan terjadi banyak pembangunan yang memanfaatkan sempadan sungai Cijulang kedepannya, yang pasti pencemaran sungai pun akan terjadi lebih parah dan berimbas pada enggannya wisatawan berkunjung kedaerah wisata Green ,Canyon”, ucapnya. “Hal tersebut akan pula berimbas pada berkurangnya penghasilan buat para pelaku wisata dan pendapatan asli Daerah (PAD)” kata Rahmat.
Ditempat terpisah  H. Avo Sahyo, salah seorang tokoh masyarakat Cijulang menegaskan.
“Semua ini dibutuhkan ketegasan dari Bupati Pangandaran sebelum pada akhirnya pencemaran sungai Cijulang  benar benar tercemar”, ungkapnya.
“Makanya kami masyarakat Cijulang yang begitu peduli akan kelestarian lingkungan hidup di kawasan wisata Green Canyon, pada hari kamis, 28/10/2016 telah melayangkan surat ke BPLH kabupaten Pangandaran terkait masalah ini”, tandasnya. ( Age )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here