Bobroknya Pembinaan Dan Pengawasan PNS Di Disdik Ciamis

0
1461

CIAMIS, – (Sergapreborn.id)

Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang harus menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dalam tingkah laku tindakan dan ketaatan kepada Peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Termasuk menyelenggarakan kehidupan keluarga PP No 10 Tahun 1983 jo PP No 45 Tahun 1990 yang mengatur tentang izin perkawinan dan penceraian bagi PNS. Dalam pasal 4 ayat 2 PP No 10 Tahun 1983 menyatakan bahwa (PNS) Pegawai Negri Sipil wanita tidak di izinkan untuk menjadi istri kedua ke tiga atau keempat dari bukan Pegawai Negeri Sipil, kemudian PP tersebut direvisi oleh PP No 45 Tahun 1990 dengan tidak memperbolehkan sama sekali PNS wanita untuk menjadi istri kedua, ketiga ataupun keempat baik oleh pria PNS maupun bukan PNS.

Foto : Tempat Sekolah Oknum PNS Mengajar

Tapi peraturan hanyalah peraturan bagi oknum PNS LL yang mengajar di SDN 1 Panawangan jalan Susuru Panawangan kabupaten Ciamis sebagai bendahara.

LL janda menjadi CPNS pada tahun 2014 dari saudara Jajang tukang ojek Dusun Bangngong Rt 17 RW 07 Desa Cantilan Kecamatan Selajambe Kabupaten Kuningan, yang menikah lagi dengan (TH) kepala Sekolah SDN 4 Kertayasa Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis.

Dari hasil pernikahan (LL) dengan (TH) kepsek SDN 4 Kertayasa dikaruniai anak perempuan usia 4 tahun. Namun diduga dalam pernikahan tersebut ada kejanggalan karena (LL) PNS yang di nikahi (TH) jadi istri muda alias di madu.

Menurut TH oknum kepala Sekolah SDN 4 Kartayasa Desa Kertajaya Panawangan Ciamis saat di konfirmasi lewat telpon Seluler Jumat 1/02/2019. Menuturkan kalau terkait pernikahan saya dengan istri muda saya silahkan saja bapak konfirmasi ke bapak Endang Hermawan UPTD Panawangan.”Paparnya.

Ia menambahkan, gak usah kesini kroscek saja di Sekum PTK di UPTD. Mana mungkin atasan saya mengijinkan saya menikah lagi kalau prosedurnya tidak jelas. “tuturnya.

Tapi lain hal dari keterangan Kabid Disiplin BKD Bu Helmi mengutuk keras dengan bahwa PNS wanita dicandung atau dimadu dengan alasan apapun tetap berujungnya dengan pemecatan tidak hotmat, katanya.

Foto : (TH) Oknum Kepala Sekolah SDN 4 Kertayasa Ciamis

Maka dari itu sangat disayangkan pengawasan dan pembinaan dilingkungan birokrasi Kabupaten Ciamis, yakni Disdik kepegawaian BKD perlu di pertanyakan terkait poligami yang di lakukan oleh oknum PNS kepala Sekolah SDN 4 Kertayasa yang menikahi PNS (LL)

Sementara dibalik kebahagian pernikahan oknum kepala sekolah SDN 4 Kertayasa tersebut, Ada seorang wanita yang batinnya sangat tersiksa dan diterlantarkan tak lain adalah TT istri pertama yang telah di karuniai 2 orang anak. TT yang dulu periang sekarang suka melamun dan murung dengan keadaan yang tidak menentu yang dulunya gemuk sekarang sering sakit-sakitan sehinga badannya kini menjadi kurus.

Foto : (LL) Oknum PNS Guru SDN 1 Panawangan Ciamis Istri Muda (TH

Di tempat terpisah, salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan melihat keadaan Bu TT sekarang sangat memprihatinkan, maka sejauh mana pengawasan dan pembinaan Pegawai Negeri Sipil terkait hal ini apakah birokrasinya pada molor semua.”Tegasnya.

(Gunawan/M.Ali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here