Berita Dugaan Salah Seorang Warga Yang Akan Membakar Pesantren Nusa Cuman Hoak.

0
668
Foto : Kepala Desa Sirnabaya Kecamatan Rajadesa Mamat Rohmat

Ciamis, Koran Sergap – Dugaan pembakaran dan aksi pengeboman molotof yang di isukan di medsos tidak terbukti dan hanya berita hoak oleh orang yang tak bertanggung jawab. Isu yang di aplod salah seorang yang ber inisial (BB)  dan (GN) foto yang sempat viral pada hari senin 27/2/2018.

Berita ini sempat heboh Pada malam senin menurut kepala Desa Sirnabaya memang adanya isu tersebut di pesantern Nusa Kecamatan Rajadesa namun itu sudah di kembalikan lagi ke pihak keluarga ke dusun sirnamulya dan sudah meminta maaf ke pihak keluarga dan pihak pesantren.

foto : Salah Seorang Yang Bikin Status Dengan Memposting Salah Satu Warga Isu yang di upload salah seorang yang ber inisial (BB)  dan (GN) foto yang sempat viral pada hari senin 27/2/2018.

Emosi warga yang tersinggung wargaya merasa di aniyaya di lingkungan persanten sempat ter sunut emosinya, merasa simpati terhadap masyarakat lingkungannya, beberapa tokoh masyarakat dan tokoh pemuda mendatangi Bale Desa Sirnabaya. Mau minta pertanggung jawaban terhadap orang yang sudah menganianya warga Sirnamulya. Melalui kepala desa Sirnabaya Mamat Rohmat kepala desa saat didatangi siap memediasi kepihak pesantren untuk mempertanggungjawabkan untuk megobati.

Saudara Wawan yang salah sasaran dihadapan polsek rajadesa melalui kanit rajadesa wildan islah permohonan maaf atas nama pesantren dan pemerintahan Desa. Wildan mengatakan dan menghibau pada masyarakat jangan mudah terpancing terhadap isu masalah orang gila yang saat ini di isukan melakukan peculikan dan penganiayaan terhadap para kiai.

Ketua pemuda ustat solehudin mengatakan masalah kaitan penganiayaan ter hadap angota kepemudaan lodaya Sirnamulya meminta pihak pasantren supaya segera melakukan pengobatan terhadap masyarakat atau anggotanya yang kena sasaran amuk masa. Di dampingi keluarga korban Dirman saat negosiasi di balai Sirnabaya bersama kepala desa sirnabaya Mamat Rohmat.

Dirman merasa tidak terima keluarganya di perlakukan seperti itu karena ada pihak berwajib, jika saja memang keluarganya berlaku anarkis ya.. laporkan saja kepihak yang berwajib Itu juga kalau sudah terbukti bersalah jangan main hakim sendiri. Ungkapnya.

Sedangkan tanggapan kepala desa sirnabaya sangat menyayangka adanya masyarakat yang menyebarkan isu dan mengaploudnya, Mamat mengatakan adanya salah seorang yang akan membakar dan mengebom pondok pesantren Manhajul Ulum Nusa dengan bom molotof. Masyarakat dan tokoh beserta pihak keluarga meminta pihak yang berwajib menindak tegas pelaku penyebaran berita hoak di medsos tersebut. “Pungkasnya.(Lili Eriawan – Sergap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here