Bantuan Untuk Ternak Ayam Di Desa Setiawangi Diduga Jadi Ajang Kepentingan Pemerintah Desa

0
1674
Poto : Kepala Dusun " Dian"

Kab.Tasikmalaya – (Sergapreborn.id)

Di Tahun anggaran 2018 sekarang ini pemerintah melalui kementrian pertanian telah memberikan bantuan kepada masyarakat untuk katagori rumah tangga miskin (RTM) dengan tujuan agar dapat meningkatkan taraf hidup dan ekonomi yang kurang mampu, adapun bantuan yang diberikan diperuntukan berupa bibit ayam juga berikut pakan dan sarana kandang.

Tapi sayang niat baik pemerintah tersebut malah banyak disalah gunakan oleh oknum yang kurang bertanggung jawab. Seperti yang terjadi di desa setiawangi kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, menerima bantuan ternak ayam sejumlah 179 RTM, dimana dalam penyaluran bantuan ternak ayam tersebut malah banyak yang diserahkan kepada masyarakat yang bukan tergolong masyarakat rumah tangga miskin (RTM) diantaranya ada seorang kepala sekolah yang menerima bantuan, serta para aparat desa yang ikut menerima bantuan tersebut, disamping itu anggaran untuk kandang yang seharusnya per RTM menerima Rp.500.000,- yang diberikan hanya Rp.300.000,- tanpa ada kejelasan untuk apa pemotongan itu dilakukan, sehingga ada sebagian masyarakat akhirnya punya tunggakan kepada material guna menyelesaikan pembuatan kandang, ungkap sumber “SERGAP” baru-baru ini.

Lebih jauh sumber mengatakan, hal itu sangat keterlaluan kalau pada kenyataannya yang menerima bantuan malah masyarakat yang katagorinya mampu, seolah tidak memikirkan kehidupan masyarakat miskin, mestinya mereka membantu untuk dapat meningkatkan taraf hidupnya, yang ada kesenjangan akan semakin lebar apabila praktek_ praktek tersebut dibiarkan, selanjutnya berharap kepada fihak terkait agar segera turun tangan dan menindak tegas apabila terbukti hal itu benar terjadi, jangan sampai masyarakat miskin dirugikan juga program pemerintah terganjal.

Sementara kepala dusun Leuwihieum “Dian” saat ditemui “SERGAP” di kediamannya menjelaskan, dirinya membenarkan bahwa uang untuk pembuatan kandang sebesar Rp.500.000, hanya diberikan kepada masyarakat penerima bantuan sebesar Rp.300.000,- hanya saja menurut nya tidak tahu untuk apa pemotongan tersebut silahkan tanyakan saja langsung ke Desa,dan di akuinya juga, sejumlah ayam dari masing-masing penerima di ambil per 2 ekor olehnya setelah usia 3 Bulan kurang lebih, namun itupun untuk diberikan kepada ketua RW,” ,ungkapnya.

“Pemotongan uang untuk biaya kandang memang benar yang seharusnya 500.000, adapun yang di serahkan Rp.300.000 saya tidak tau, silahkan saja tanyakan langsung ke Desa, dan mengenai ayam yang saya ambil dari masing-masing penerima per 2 ekor, seluruh nya saya serahkan ke pak RW guna untuk Kas RW.

Lain halnya tanggapan tentang adanya penyimpangan tersebut Camat Jatiwaras kab Tasikmalaya “Drs.Enong Mawardi Yajid” menyatakan, tidak setuju dan keberatan, sebelum nya kami sudah memberikan penegasan dan mewanti-wanti terhadap pihak pengelola agar bantuan ternak ayam di salurkan dengan benar.

“Kami tidak setuju dan keberatan. Simkuring ti awal tos sosialisasi teu kenging Aya potongan dan penerima sesuai RTM, pungkasnya.

(ADHER Sergap )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here