Atalia Resmikan Pasar Digital Situ Cipanten

0
403

MAJALENGKA – sergapreborn

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat Atalia Praratya meresmikan Pasar Digital di Situ Cipanten Kabupaten Majalengka, Selasa (9/4/19)

Pasar digital ini diisi oleh pengrajin binaan Dekranasda Majalengka, serta dan pelaku usaha kuliner khas Majalengka binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka dan Jawa Barat.

Atalia mengatakan, untuk bersaing di dunia pariwisata tidak cukup hanya dengan meningkatkan daya tarik destinasi wisata dan produk-produk turunannya saja. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana memberikan rasa aman, nyaman, bagi mereka yang berkunjung ke tempat itu.

Salah satu yang diunggulkan dari Situ Cipanten adalah pasar digital atau destinasi digital. Menurutnya, manajemen pelayanan digital ini penting bagi wisatawan karena akan mempermudah proses transaksi.

“Pasar digital yang baru saja di-launching ini merupakan kebanggaan tersendiri karena Majalengka ini satu dari beberapa wilayah yang sudah diberikan gelar sebagai Kabupaten Digital,” kata Atalia.

“Ini keren sekali dan saya melihat di Situ Cipanten juga sudah dimulai bagaimana berbelanja bisa menggunakan mesin EDC atau menggunakan aplikasi KasPro yang bisa di-install di smartphone. Jadi ini semua adalah untuk memudahkan transaksi jual beli,” sambungnya.

EDC atau Electronic Data Capture adalah mesin yang berfungsi sebagai sarana penyedia transaksi dan alat pembayaran yang penggunaannya. Sama seperti EDC, KasPro juga merupakan sistem pembayaran non tunai, namun untuk menggunakan KasPro pembeli harus mengunduh aplikasi dan mendaftar terlebih dahulu.

Atalia menambahkan, pesona Majalengka memiliki daya tarik tersendiri. Kabupaten yang terletak di timur Jawa Barat ini mempunyai potensi wisata yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Wilayah Majalengka memiliki perpaduan dataran rendah di bagian utara dan wilayah perbukitan di bagian tengah.

Menurutnya, karakteristik ini membuat Majalengka mempunyai banyak destinasi wisata alam yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya situ Cipanten ini.

“Menurut saya ini adalah salah satu surga terpendam. Situ Cipanten ini artinya air yang paten karena ada tujuh mata air yang muncul dari permukaan dan tampaknya ini membuat suasana begitu senang, sejuk dan dan nyaman. Kalau biasanya situ itu gersang, tapi ini cantik luar biasa,” ujar Atalia.

“Saya kira masyarakat Jawa Barat, Indonesia dan bahkan mungkin dari mancanegara harus melihat bagaimana keindahan dari Situ Cipanten ini,” tambahnya.

Atalia berharap, peran Dekranasda dalam menumbuhkan ekonomi kreatif dan produk lokal unggulan Majalengka selalu didukung oleh dinas dan instansi terkait.

Maka itu, setiap dinas harus terus berinovasi dalam menggali potensi yang ada di Majalengka agar tergali secara maksimal serta dapat diberdayakan kearifan lokalnya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat Iwan Darmawan mengungkapkan, destinasi digital dengan segala atributnya harus menjadikan suatu destinasi menjadi viral. Sehingga nantinya dapat menjadi trending topic dikalangan milenial.

“Saat ini fenomena selfie dan mengunggah foto di media sosial merupakan media promosi yang strategis bagi sebuah destinasi wisata. Untuk itu tempat wisata harus dibuat sedemikian rupa agar cameragenic, instagramable, dan menjadi hit di media sosial,” ungkapnya.

Iwan meyakini, viralnya destinasi di media sosial merupakan strategi promosi yang paling tepat dilakukan di era digital ini. Majalengka sebagai destinasi wisata sudah mulai mengembangkan pasar digital agar terus dikenal masyarakat luas dengan keunikannya.

Kunjungan Atalia di Majalengka merupakan rangkaian Siaran Keliling (Sarling) yang rutin dilakukan setiap dua minggu sekali dengan mengunjungi kabupaten/kota di Jawa Barat.

Dalam kegiatan Sarling kelima ini, Atalia mengunjungi Posyandu Melati 4 Kelurahan Cigasong dan memberikan tanda cinta berupa dacin (timbangan balita) inovasi, dilanjutkan ke PAUD Green Islamic School Puspa Indah (GISPI) Cigasong untuk membacakan buku dongeng di hadapan ratusan siswa-siswi TK dan PAUD. Setelah itu Atalia memberikan motivasi mengejar impian kepada siswa-siswi SMAN 1 Majalengka.

( johan/yani-hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here