Pungli Mewarnai Sekolah Wilayah Kab.Sumedang, Salah Satu nya di SD Cisampih

0
555

Tampak Poto : SDN Cisampih -Jatigede Kabupaten Sumedang

Sumedang – Koran Sergap , Pungutan liar (pungli)  mewarnai sekolah SDN Cisampih -Jatigede Kabupaten Sumedang  di duga ada pungutan liar yang tidak semesti nya dengan dalih biaya opersional yang tidak cukup dari dana BOS. .

Berdasarkan temuan wartawan Koran Sergap di lapangan siswa siswi di SDN Cisampih dari mulai siswa kelas satu sampai siswa kelas enam dipungut biaya sebesar Rp.250,000,00 untuk setiap tahunnya.

Bahkan Pungli ini sudah berlangsung lama semenjak kepala sekolah terdahulu yakni di jabat kepsek SDN Cisampih Rosdiadi sebut Cahya yang sekarang nenjabat kepsek SDN Cisampih , ” Menurut nya paraktek pungli ini sudah membudi daya dengan kata lain praktek pungli ini sudah berjalan semenjak kepala sekolah terdahulu ,  hingga sekarang , aku nya kepada koran sergap selasa (03/10)

Hal yang sama di katakan komite sekolah tersebut ,” Tak terkecuali memasuki tahun ajaran baru 2016/2017, praktik kecurangan tersebut terjadi di sejumlah sekolah pungutan itu dilakulan untuk menutupi biaya oprasional sekolah.yang tidak tercukupi dari dana BOS, Hal ini sempat disampaikan ketua komite sekolah SDN Cisampih melalui SMS kepada koran sergap beberapa hari lalu isi nya menyampai kan bahkan menuding kepala Sekolah lain pun sama melakukan pungutan di wilayah sumedang,” aku nya.

“Muhun pak tapi di tiap sakola nyuhungkeun bantuan orang tua mulai SD./SMP/ SMU sederajat , kalau.hal eta kumaha pak? ” Tanya nya via sms.

Modus Pungli  itu , diantaranya mengadakan musyawarah antara Komite dan orang tua murid keputusan rapat yang telah disepakati dana inpak atau shodakoh di wilayah Kab. Sumedang.

Marak nya Pungli di wilayah Sumedang meminta saber pungli turun kelapangan dan karena diduga masih banyak praktek pungli yang terus berjalan Kalau mau konsisten dalam penegakan program sapu bersih pungutan liar , maka SDN  cisampih yang diduga melakukan pungli harus segera di tindak tegas.

Karena UU Sisdiknas sudah mengamanatkan bahwa Pemerintah menyelengarakan Pendidikan gratis yang tidak membebani orang tua siswa demi wajib belajar 12 Tahun , di SDN Cisampih Sekolah milik Pemerintah yang jelas dibiayai oleh Negara masih tega teganya memungut dana dari orang tua siswa.

Menurut salah satu tokoh masyarakat di sana ikut berkomentar , ” Sebagai bentuk peran serta dalam dunia pendidikan dari masyarakat.sekedar meminta sumbangan boleh asalkan bersipat sukarela yang tidak memberatkan dan mematok dengan nilai nominal ” pungkas nya.

Dia menambah kan, Kebijakan di SDN Cisampih Jatigede Sumedang jelas bertentangan dengan peraturan Presiden RI No 87 Tahun 2016 tentang saber pungli.dan Permendikbud No 75 Tahun 2015 tentang pungutan yang dilarang dilakukan oleh Komite dan pihak Sekolah terhadap orang tua wali dan murid. (pasal  10.11.12 ), kata nya.

Sangsi tegas : 

Masih merajarelanya praktik pungli pada saat tahun ajaran baru diakui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan sewaktu jadi mentri menyatakan.bahwa  Peraturan Mendikbud Nomor 44 Tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan Biaya Pendidikan dan Satuan Pendidikan Dasar jelas-jelas melarang sekolah memungut iuran dalam bentuk apa pun di luar ketentuan.

“Kegiatan utama (pembelajaran) harus bebas biaya. Pungli apa pun bentuknya tidak bisa ditoleransi,” kata Mendikbud pada jumpa pers waktu lalu.

( Gunawan Sergap)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here