1. 750 Penerima Manfaat, Lakukan Konsolidasi Penggunaan Dana PKH

0
456
Caption : Ketua TP PKK Pessel Lisda Hendrajoni, di dampingi Kadis Sosial, Camat Tarusan, saat berikan Konsolidasi Penggunaan Dana PKH

Pessel, – (sergapreborn.id)

Sebanyak Seribu Tujuh Ratus Lima Puluh Ribu (1.750) peserta penerima manfaat hari ini, lakukan konsolidasi penggunaan dana bantuan PKH.

Terlihat dilokasi, Antusias masyarakat Ampang Pulai Kecamatan Koto XI Tarusan yang tergabung dalam peserta PKH, menghadiri acara Konsolidasi penggunaan dana bantuan PKH.

Pada kegiatan tersebut, hadir Deni Anggara Camat Tarusan, Zulfian Afriyanto Kadis Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab Pessel, dan undangan lainnya. Selasa 2 April 2019.

PKH merupakan program penanggulangan kemiskinan melalui pemberian bantuan tunai kepada keluarga sangat miskin berdasarkan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Lisda Hendrajoni Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan saat dihubungi media sergap mengatakan, Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah, program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Ditambahkan lisda, ini upaya kita dalam percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH.

Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan. Ujar Lisda.

“Untuk sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes), dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka.

Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI.

Melalui program PKH ini, KPM didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan.

PKH diarahkan untuk menjadi tulang punggung penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial nasional. Terangnya Lisda.

(Wempi Hardi. SH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here