Tanggul limbah PT Bukit Sawit Semesta (BSS) Jorong Pandam Manggopoh Jebol

0
300

Agam Sumbar Sergap

Belum genap satu tahun ber-operasi PT BSS  di Jorong Pandam Nagari Manggopoh Kec Lubuk Basung Kabupaten Agam, tanggul limbahnya sudah jebol Senin 5/8 sekitar jam 16:00 sore.

Menurut informasi dari masyarakat sekitar pabrik PT BSS,kejadian bocornya tanggul limbah sudah yang kedua kalinya. Naas kali ini sudah diduga telah melebihi baku mutu yang telah tertuang pada UU NO 32 Tahun 2009 Tentang pengelolaan lingkungan hidup.

M Nasir salah seorang tokoh masyarakat mengatakan:sangat menyayangkan kondisi tersebut,dengan jebolnya tanggul limbah PT BSS mendatangkan kerugian besar terhadap masyarakat petani. Kurang lebih 200 ribu M3 limbah tersebut sudah mengenai lahan pertanian, dan telah mencemari aliran sungai Batang Antokan,menyebabkan ikan mati.Ucapnya

Lanjutnya sampai saat ini kerugian terhadap masyarakat belum bisa di taksir, beruntung tidak ada korban jiwa.

Untuk saat ini masyarakat yang menafkahi kehidupan keluarga dari menangkap ikan,sudah tidak bisa lagi. Dan juga areal pertanian padi akan mengalami gagal panel. Ucapnya lagi.

Lebih lanjut di katakannya selaku tokoh masyarakat telah melakukan rapat dengan pemerintah daerah, dengan butir kesepakatan di antaranya Pengoperasian pabrik di hentikan, dan dilakukan Investigasi oleh tim yang telah di tunjut. Cetusnya lagi.

Ditambahkannya dari hasil pantauan kami di lapangan menduga,jebolnya tanggul limbah tersebut di karenakan tidak kuatnya tanggul menampung debet limbah yang masuk ditambah dengan kontruksi yang tidak sesuai dengan kajian Amdal,(tanggul berada diatas tanah yang labil) tidak mengikuti peraturan yang tertuang pada UU NO 32 thn 2009 Tentang pengelolaan lingkungan Hidup (Se-enak dewe) pungkas M Nasir yang akrab di sapa Nyiak Wali.

Sementara itu terkait jebolnya tanggul limbah Lsm Lembaga koordinasi pemuda-pemudi masyarakat minang (LKPM)  Ir Suardi M mengatakan: telah memasuk-kan laporan pengaduan secara resmi kepada Polres Agam 8/8,dan tembusan ke pihak-terkait lainnya. Agar pihak PT BSS dapat di tuntut dan sangsi sesuai dengan UU NO 32 thn 2009.ucapnya.

Saat ini selaku ketua LSM LKPM, menunggu panggilan dari pihak penyidik polres untuk memberikan keterangan (BAP).Kita berharap pada penegak hukum dapat melakukan proses hukum secepatnya. Pungkasnya.

Hal senada juga di sampaikan ketua Dpd Lsm Garuda RI wilayah sumbar Bj Rahmad

Di tambahkannya kepada pemerintah Kabupaten Agam melalui  Dinas lingkungan hidup,  agar benar-benar komitmen memerikan sangsi, serta meninjau ulang kembali terhadap dokumen Amdal yang di keluarkan untuk PT BSS. Ujarnya di Lubuk Basung 8/8.

(Zamzami) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here