Sosialisasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI)

0
705

Tasikmalaya, Koran Sergap –  Sosialisasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Aula Asia Plaza Tasikmalaya BBWS Citanduy, Rabu 7/3/2018). Pelaksanaan kegiatan P3-TGAI dimaksudkan untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat petani dalam kegiatan perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan dan berdasarkan prinsip kemandirian sehingga tujuannya dapat tercapai yaitu meningkatkan kinerja layanan irigasi kecil, irigasi desa dan irigasi tersier.

Foto : Bersama Camat dan Kepala Balai Kadis dan Kabid

Maksud acara Sosialisasi Tingkat Balai ini adalah menginformasikan kegiatan P3-TGAI kepada instansi terkait yang berada di Daerah Irigasi sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR. Sehingga instansi terkait dapat turut serta dalam mensukseskan kegiatan ini serta mendukung usaha Pemerintah dalam meningkatkan Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI.

Kegiatan P3-TGAI ini sejalan dengan Keputusan Menteri PUPR No. 1027/KPTS/M/2017 tentang Penetapan Daerah Irigasi Penerima Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi Tahun Anggaran 2018 dan Pedoman Umum P3TGAI No. 24/PRT/M/2017.

Berdasarkan Kepmen PUPR No. 1027/KPTS/M/2017 telah ditetapkan bahwa BBWS Citanduy menerima lokasi sebanyak 260 Lokasi. (Jawa Barat 122 lokasi dan Jawa Tengah 38 lokasi), dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap I yang saat ini akan dilaksanakan berjumlah 30 lokasi. Tahap II sebanyak 140 lokasi dan Tahap III sebanyak 90 lokasi.

Maka dari itu para tamu undangan dari tiga wilayah Tasikmalaya, Banjar dan Ciamis yang menghadiri acara tersebut Kadis PU, Camat, dan Kepala Desa beserta undangan yang lainnya.

Untuk pelaksanaan kegiatan ini, Tim Pendamping Balai (TPB) akan dibantu oleh Konsultan Individu disebut dengan Konsultan Manajemen Balai (KMB), dimana 1 KMB akan membina 30 lokasi. Untuk membantu P3A dalam melaksanakan administrasi akan dibantu oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM), dengan pembagian 1 TPM menangani 2 lokasi, sehingga dibutuhkan 113 TPM.

(Hendrizal/M.Ali- Sergap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here