Polisi Harus Terapkan UU Pers Terhadap Kasus Dugaan Aniaya Wartawan Oleh Oknum Kades

0
279

Subang, Koran Sergap – Aparat polisi di Polsek Ciasem, Kabupaten Subang tengah mendalami kasus dugaan penganiayaan/pengeroyokan kepada seorang wartawan Koran Sinar Pagi/Syahidin yang dilakukan oleh oknum kades Ciasem Tengah pada hari Kamis,(21/12).

Daus Cobra Menjelaskan, keinginan rekan wartawan dan Ormas
agar polisi memberikan keterangan dan harus transparan dalam memproses kasus dugaan penganiayaan wartawan itu.

Polsek Ciasem harus segera menindaklanjuti kasus itu, para wartawan mengaku siap mengawalnya sampai ada kejelasan dari pihak terkait,”Kata Daus Cobra

foto : Dukungan dari para wartawan dan Ormas Subang

Awalnya, rekan Media/Ormas ingin agar kasus ini dibawa ke Polres Subang . soalnya kasus penganiayaan wartawan ini tidak bisa langsung lapor ke Polsek tapi harus lapor ke Polres Subang ,” ujarnya.

Namun, berhubung para wartawan beserta korban sudah melaporkan ke pihak Polsek Jadi sambil berjalan aja proses hukumnya di Polsek Ciasem kemudian akan dipersiapkan langkah hukum selanjutnya.

“Sementara itu, Para Wartawan Sudah Konfirmasi dengan ke dua belah pihak antara Syahidin (Pelapor) dengan Jono selaku (terlapor).

Jadi, Jono mengaku awalnya Ia tidak sengaja memukul korban Syahidin, bukan saya membela Pak Kades karna awalnya saya berniat memisahkan pertikaian antara Syahidin dengan pak Kades Saiful Efendi tapi entah kenapa tiba-tiba saya tidak sengaja memukul Syahidin,”Kata Jono kepada media.

“Pada intinya saya bukan mau membela pak Kades tetapi saya berniat meminta maaf atas kesalahan saya memukul Syahidin,” ujarnya.

Lanjutnya, Ia tidak mau mengomentari soal adanya intimidasi yang pernah diakukan pak kades terhadap syahidin “Saya tidak tahu kalo mengenai intimidasi pak kades kepada rekan wartawan yang pernah terjadi sebelumnya.

Sementara itu,Kapolsek Ciasem saat dikonfirmasi tidak ada ditempat sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan dari Kapolsek.  (Eka /Dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here