PK Golkar Terus Digerilya untuk Usulkan Musdalub dengan Diberi Imbalan Uang

0
526

Karawang, Koran Sergap

Beberapa Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar di Kabupaten Karawang mengaku terus dilobi agar mengusulkan dan menyetujui digelarnya Musdalub. Pengakuan tersebut, sebagaimana disampaikan Wakil Sekretaris Bidang Organisasi DPD Partai Golkar setempat, Deden Nurdiansyah setelah mendapat laporan dari beberapa Ketua PK Golkar, Jumat (29/12).

“Memang ada laporan ke kami semacam itu. Beberapa Ketua PK Golkar diiming-iming sejumlah nominal uang agar menyatakan persetujuan digelarnya Musdalub,” ujar Deden.

Ironisnya, kata Deden, mereka yang melakukan lobi dan gerilya politik ke PK Golkar, merupakan aktifis partai politik lain. “Ada sebagian pelobi dan gerilyawan Musdalub, merupakan Ketua PK periode lalu yang sudah pindah partai. Ini kan mengkhawatirkan, karena telah melibatkan oknum-oknum di luar Partai Golkar,” katanya.

Disisi lain, sambung Deden, gerakan lobi politik ke Ketua-ketua PK periode saat ini, membuktikan adanya kelemahan dari inisiator-inisator Musdalub yang tergabung dalam barisan Plt Ketua DPD Partai Golkar Karawang. Pasalnya, Ketua-ketua PK Golkar periode saat ini yang sudah terdaftar dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) adalah PK Golkar hasil Muscam dengan Surat Keputusan Kepengurusannya ditandatangani oleh Sri Rahayu Agustina.

“Secara tidak langsung, justru mengakui kepengurusan DPD Partai Golkar yang diketuai Ibu Sri Rahayu Agustina. Dan kenyataannya, mayoritas PK Golkar tersebut telah menyatakan menolak digelarnya Musdalub dan tetap mengakui Sri Rahayu Agustina sebagai Ketua Golkar Karawang. Ada semua bukti surat pernyataannya koq,” papar Deden.

Untuk itu, Deden meminta, jajaran PK Golkar agar bergeming saat dilobi untuk mengusulkan Musdalub dan selalu merapatkan barisan, serta tetap komitmen menolak Musdalub. Terlebih lagi, kata Deden, surat. Mahkamah Partai (MP) Golkar telah cukup jelas meminta penundaan penunjukan Plt Ketua DPD Golkar Karawang karena masih dalam sengketa di MP sebagaimana surat nomor: B-43/MP-GOLKAR/XII/2017 tertanggal 27 Desember 2017.

Sementara itu, kubu Sukur Mulyono yang ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Karawang terkesan mengabaikan surat MP dengan terus mempersiapkan pelaksanaan Musdalub. Dukungan untuk menggelar Musdalub pun dikemukakan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Amin Fauzi.

Dirinya menegaskan penunjukan Plt Ketua DPD Partai Golkar Karawang telah benar, yang selanjutnya bertugas untuk menggelar Musdalub.¬†“Iya Plt sudah benar, dan tidak ada SK PK yang ditandatangani oleh wakil ketua, karena SK harus ditandatangani oleh ketua dan sekretaris. Artinya bisa batal demi hukum. Makanya dengan Plt diberlakukan Saudara Mulyono untuk membenahi persoalan di Karawang, mengayomi semua kepentingan pengurus sampai tingkat kecamatan untuk yang terbaik,” kilahnya.

Disinggung apakah Musdalub Golkar bisa digelar sebelum 14 hari setelah SK Plt Golkar kepada H. Syukur Mulyono diterbitkan, Amin Fauzi meyakini jika Musdalub Golkar tetap bisa digelar. Karena menurutnya, sudah ada rencana jika Musdalub Golkar akan digelar pada 3 Januari 2018.

“Saya yakin bisa digelar, karena dukungan dari DPD Jawa Barat untuk menggelar Musdalub sudah ada. Lagian kalau waktu 14 hari habis masih bisa diperpanjang, bisa 6 bulan atau bisa 3 bulan,” terangnya.(Red-Sergap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here