Penyebaran Stiker Yang Bertebaran Dijalan Raya Poros Bantaeng 

0
353

Kota Bantaeng, (sergapreborn.id) – Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Sulawesi Selatan 2018 akan digelar sebentar lagi. Namun kondisi prakampanye sudah mulai panas. Lantaran, kampanye hitam yang menyerang kandidat bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Selatan sudah mulai terlihat.

Salah satunya, kampanye hitam yang menyerang kandidat bakal calon gubernur dan wakil gubernur dari usungan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yakni Agus Arifin Nu’man dan Tanri Bali Lamo (Agus-Tbl).dari hasil Pantauan, Kampanye hitam tersebut terlihat dari selebaran kertas atau Stiker yang bertebaran di jalan poros Bantenag bulukumba dan beberapa titik di jantung kota Bantaeng salah satunya di jalan Lamalakah.

Foto :DiDuga Kampanye hitam tersebut terlihat dari selebaran kertas atau Stiker yang bertebaran di jalan poros Bantenag bulukumba dan beberapa titik di jantung kota Bantaeng salah satunya di jalan Lamalakah. 

Tak hanya dibuang, Stiker yang menyudutkan salah satu kandidat Sulsel tersebut juga berserakan di jalan raya. Tak heran, warga yang melintas jalan itu juga melihat dan membaca isi tulisan dari Stiker tersebut.

Menagapai adanya Penyebaran Stiker yang bertebaran dijalan raya poros Bantaeng

Ilham akbar selaku Sekertaris pemenanang Agus-tbl Kabupaten Bantaeng angkat bicara.

“Hari ini pak Agus sedang ada di makassar dan tdk melakukan road show kemana. Jadwal kunjungan pak AAN ke bulukumba dan sinjai itu nanti tanggal 12 april Kami dari team pak Agus kabupaten bantaeng hari ini juga tdk ada kegiatan penyebaran berupa alat peraga kampanye dalam bentuk apapun.” tegasnya dengan rilis yang diterima.

Tak hanya itu ilham Akbar juga mengatakan “Kami memohon kepada seluruh pihak terkait untuk tdk terprovokasi dengan kejadian inii. Mari kita rawat demokrasi ini dengan baik, aman dan tenang.”Tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, Stiker tersebut masih bertebaran di sepanjang jalan kota bantaeng dan belum ada orang yang bertanggung jawab atas penyebarannya.

(Red – Sergap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here