Oknum Polisi Jadi Calo SIM, Kasatlantas Polres Bogor Bantah Ada Pungli

0
1198
Gambar SIM ( Ilustrasi)

BOGOR – Demi menambah penghasilan, oknum dari intitusi kepolisian di wilayah Bogor disebut-sebut telah menawarkan dirinya sebagai calo pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Ini seperti yang diungkapkan, IND (35), warga Desa Bojong Indah, Parung yang mengaku pernah ditawarkan oknum polisi itu.

IND mengatakan, oknum polisi berinisial S itu menawarkan kepada dirinya mengurus pembuatan SIM dengan syarat-syarat uang jasa pelancar sebanyak hingga lima kali lipat dari biaya pembuatan normal. Oknum tersebut, kata IND, mengklaim bisa meluluskan SIM.

Harga normal SIM C dan SIM A Rp 100-120 ribu melambung hingga Rp 600.

“Jadi dapat rekonendasi dari Bapak S mau mobil dan motor 600 jadi bisa lulus. Anak-anak saya pada ngeluh karena biayannya besar, polisi polsek,” ucapnya.

Dikatakannya, masih banyak warga yang juga mengutarakan keluhan serupa. “Ngeluh kalau datang ke sana ga lulus mulu jadi pada males. Anak saya sampai tiga kali,”sambungnya.

Terkait pungli, Kepala Satuan Polisi Lalulintas, AKP Silfia Sukma Rosa, membantah kesatuannya melakukan tidak pungli.

“Polisi itu banyak kalau mungkin konfirmasinya ke kapolsek kalau lantas saya jamin tidak ada yangg berani,”ujarnya.

Silfia berjanji menindaklanjuti dugaan pratek jasa SIM. Jika terbukti benar, polres Bogor akan memanggil oknum tersebut. “Pastinya polres akan memanggi,”katanya.

Ia menjelaskan prosedur benar pembuatan SIM. Saat ini pendaftaran SIM telah menggunakan sistem online. Tujuannya untuk mencegah pencaloan.

“Jadi bila ada hal hal yg menyimpang silahkan laporkan kepada kami jadi kembali saya tekankan tidak ada pembuatan sim dengan harga seperti itu,”tegasnya.

(don)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here