Mul Yadi Alumni Smunta 98 Rindu Akan Masa Masa Lalu, Tak Bisa Dipungkiri

0
348

Pessel, Koran Sergap Sumbar-—-Hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, namun kerinduan akan masa-masa di daerah sendiri tak bisa dipungkiri. Begitulah yang dirasakan Mul Yadi bisa dibilang pengusaha sukses dirantau yang kini merindukan perubahan di kampung halamannya Bayang pesisir selatan sumbar.

Di balik kesuksesannya saat ini, ternyata sosok ini dulunya hanyalah anak seorang nelayan Lahir dari keluarga yang tergolong kurang mampu tak membuat Mul putus asa.
Terlahir sebagai anak nelayan, dimana setiap harinya sepulang sekolah membantu sang ayah, inilah awal dari kehidupan seorang tokoh muda Asal pasar baru kecamatan bayang pessel sumbar yang berlatar belakang dari keluarga sederhana.

Poto : mul yadi

MulYadi anak pertama dari lima (5) bersaudara ini, usai menamatkan Sekolah Dasar, kemudian sejak di bangku SMP, SMA, dirinya sudah mulai membant Keinginannya untuk sukses membuatnya tidak menyia-nyiakan waktu, hingga tibalah saatnya harus meninggalkan kampung, setelah menamatkan SMA Negeri 1 Koto XI Tarusan, pada tahun 1998 akhirnya dia merantau ke negeri orang.

Setelah diterima sebagai Prajurit angkatan darat, siswa SMAN 1 tarusan ini, harus kembali bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Kini dia tinggal bersama keluarganya. Mul bertugas sebagai Babinsa dimuaro bungo Jambi.

(Wempi Hardi. SH. Sergapreborn.id)

LEAVE A REPLY