Kejari dan Pemkab. Subang Tandatangani MoU Penanganan Hukum

0
146

Subang – Sergap, Kepala Kejaksaan Negeri Subang Chandra Yahya Welo melaksanakan penandatanganan MoU dengan Plt. Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih beserta 13 Dinas/Badan Perihal Penanganan Permasalahan Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara dalam apel pagi hari Senin (10/4) di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Subang.

Ke-13 Dinas/Badan yang menandatangani MoU tersebut ialah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), Dinas Peternakan, Dinas Kependudukan & Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemedam Kebakaran dan Penaggulangan Bencana (DPKPB), Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dan RSUD Subang.

Kepala Kejaksaan Negeri Subang Chandra Yahya Welo mengatakan, nota kesepakatan MoU dengan Pemkab Subang, merupakan yang kedua kalinya merupakan perpanjangan, sedangkan untuk SKPD/OPD karena SOTK baru sehingga baru 13 yang melaksanakan Mou.

“Nanti mungkin kedepan akan ada tindak lanjut lagi untuk SOTK yang lainnya, ini merupakan momentum yang baik, dan saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Plt. Bupati karena selalu berupaya mengedapankan pencegahan itu lebih baik, efektif dan efisien ketimbang nanti kalau ada tindakan atau tindak pidana, perlu diingat ini merupakan langkah pertama dan harus betul-betul diwujudkan dalam bentuk kerja nyata untuk Subang tercinta, jadi tindak lanjutnya nanti ada surat kuasa khusus atau SKK dari 13 SOTK yang menandatangani.” ungkapnya.

Sementara itu Plt. Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih merasa sangat tenang dan percaya diri dengan diadakannya MoU ini, karena bagaimanapun kalau berurusan dengan Kejari sudah gemetaran apalagi ada panggilan menghadap kesana, “Kenapa kita sekarang mengadakan MoU, karena memang tujuannya untuk komunikasi dan dengan komunikasi apapun bisa diselesaikan mudah-mudahan diselesaikan dengan baik dan damai,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa MoU ini harus menjadi acuan kita supaya tahu mana yang salah dan mana yang betul. “Memang betul lebih baik mencegah daripada kita memperbaiki yang sudah terjadi, maka MoU ini untuk pencegahan karena kita semua belum benar-benar mengerti hukum dan mudah-mudahan dengan MoU kita bisa bertanya langsung ke kejari, juga mudah-mudahan dengan ini semua yang kita butuhkan mengenai hukum bisa kita menanyakan langsung ke Pak Kejari, dan utamanya mudah-mudahan Subang lebih maju juga saya selamat dalam menyelesaikan tugas dan jabatan ini, dan kita dilingungi Allah SWT.” pungkasnya.(Mamun sergap)

LEAVE A REPLY