Gadis Indramayu Wakili Indonesia di Ajang Internasional

0
341

Indramayu-Prestasi gemilang ditorehkan putri terbaik Indramayu, Dewi Kartika namanya yang merupakan seorang mahasiswi Fakultas Desain Interior FSRD ITB yang terpilih dalam seleksi anggota Forum Internastional Kepemudaan dan mengenalkan kebudayaan Indonesia kepada dunia.

Anak keempat dari lima bersaudara pasangan suami istri Yanuari Jaya dan Suebah asal Kelurahan Bumi Mekar, Indramayu itu selama satu bulan berada di negara Rusia. Mahasiswi yang aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan ini merupakan salah satu delegasi Bangsa Indonesia terpilih melalui seleksi untuk menghadiri International Youth Forum Seliger 2012.

Forum pemuda sedunia yang dihadiri 700 peserta internasional dari 87 negara di lima benua dan merupakan program Pemerintah Rusia yang pada bulan Juli 2012 di tepi danau Seliger Rusia. “Alhamdulillah saya terpilih untuk mewakili Indonesia. Hal ini tak lepas dari dukungan Pemkab Indramayu,” ujar Dewi Kartika.

Dewi menceritakan, selama sebulan di Rusia bersama puluhan orang perwakilan dari masing-masing negara mendapat pendidikan tentang kepemimpinan guna mengembangkan pengetahuan, bertukar pikiran dan ide untuk merespons isu-isu global. Serta membangun jaringan internasional tanpa memandang status sosial, etnis yang berdasarkan prinsip-prinsip hidup berdampingan secara damai dan pengakuan atas keanekaragaman budaya.

Soft skills tampaknya menjadi bumbu atau fokus utama dalam camp kali ini, dimana cara belajar, berkomunikasi dan berdiskusi dikombinasikan menjadi kesatuan yang harmonis. “Disana saya tidak hanya mendapatkan ilmu tentang hubungi internasional, politik, media dan public relation, kemasyarakatan, serta inovasi dan bisnis. Bagi saya, ini merupakan suatu kesempatan yang sangat luar biasa, karena materi disampaikan oleh pembicara-pembicara berpengalaman yang sudah berkiprah di kancah internasional. Disamping itu kita juga mendapatkan kesempatan untuk mengenalkan budaya dan kerajinan asal Indonesia,” papar Dewi

Dewi pun mengenalkan kerajinan dan budaya Kabupaten Indramayu. Kerajinan yang dia kenalkan di depan para investor asing adalah batik paoman, sedangkan budaya yang ditampilkan adalah Tari Topeng yang biasa dibawakan Sang Maestro Mimi Rasina. “Di Rusia, kerajinan batik dan Tari Topeng asal Indramayu ternyata menarik perhatian dunia internasional. Bahkan, mereka sangat antusias sekali saat demo tentang Batik Paoman dan tari topeng di Rusia,” katanya.

Menurut Dewi, banyak yang menarik dan bertanya-tanya tentang kebudayaan Indonesia. Karenanya, dia memajang benda-benda khas dari Indonesia mulai dari pernak-pernik, wayang, buku, batik hingga makanan. Mereka semakin antusias untuk bertanya. Stan Indonesia pada saat Global Village merupakan salah satu stan favorit dan banyak menarik minat pengunjung. “Saya dengan senang hati mempromosikan kepada seluruh pengunjung stan,” ujar Finalis Belia Look 2007 ini.

Usai kegiatan international forum ini, Dewi tetap melanjutkan rencananya untuk mengenalkan budaya Indonesia. “Saya rasa masih ada yang kurang kalau saya mengunjungi negara orang tapi tidak mengenalkan budaya sendiri. Saya bangga atas budaya Indonesia, tidak sedikit orang asing diluar sana yang tidak tahu tentang kebudayaan kita. Saya ingin mereka tahu bahwa ini adalah kebudayaan Indonesia, bukan berasal dari negara tetangga.

(Felix)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here