Diduga Ada Pungli Peserta Jemaah Haji Tahun 2017

0
199

Tasikmalaya, Koran Sergap –
Biaya ongkos pulang-pergi jemaah haji dari Kabupaten Tasikmalaya ke Asrama Haji Embarkasi Tahun 2017 lalu dibebankan kepeserta haji sebesar Rp.300 ribu per peserta, padahal Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya telah memberikan bantuan melalui Kesra Setda Kabupaten Tasikmalaya sebesar Rp.350 ribu per jemaah.

Bila mengacu pada amanat Undang-Undang (UU) Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dari daerah ke Embarkasi merupakan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah, baik dalam pemberangkatan maupun saat pulang beserta biaya pengamanan.

Kasi Pemberangkatan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kabupaten Tasikmalaya “H Danial Abdul Holik MSi” saat diminta tanggapannya mengenai adanya pungutan sebesar Rp.300 ribu per peserta Haji mengakuinya, dengan alasan subsidi dari Pekab Tasikmalaya sebesar Rp.350 ribu per jemaah tidak mencukupi.

“Jumlah kuota jamaah haji Tahun 2017 kurang lebih ada 1.400 orang, sedangkan untuk ongkos dan biaya pulang pergi Tasik-Embarkasi dibutuhkan biaya sekitar Rp.750 jutaan, jadi kalau hanya mengandalkan subsidi dari Pemkab Tasik itu tidak akan mencukupi” paparnya.

Perda subsidi ongkos dari Tasik ke Embarkasi lanjut “H Danial” saat ini baru dibahas dalam rapat bersama bapemperda dan komisi IV, penekanannya bahwa biaya ongkos haji dari daerah ke Embarkasi akan diarahkan dari hibah rutin Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Untuk kedepan diharapkan biaya dari Tasik ke Embarkasi masuk program kesra atau hibah rutin, yang penting dibiayai oleh daerah, Perda ini yang ditunggu-tunggu biar panitia atau jemaah haji jelas aturannya, jangan sampai ada fitnah ketika ada iuran dituduh pungli” terangnya. (Endang -Sergap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here