Dalang Penyekapan dan Pemerkosaan Gadis Belia 14 Tahun di Makassar Ditangkap

0
7651
Caption : Rahmat, pelaku pemerkosaan dan penyekapan terhadap gadis belia di Makassar, saat ditangkap petugas di halaman rumah sakit, Senin (14/1/2019). (Foto: iNews/Muhammad Sardi)

MAKASSAR (sergapreborn.id)-

Tersangka utama pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap seorang gadis belia di Makassar, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu, akhirnya diringkus Tim Jatanras Polrestabes Makassar, Senin (14/1/2019) pagi tadi. Berita yang dihimpun sergapreborn.id dari iNews.id.com bahwa pelaku tertangkap bersembunyi di dalam salah satu rumah sakit umum di Kota Makassar. Pelaku terpaksa ditembak petugas, lantaran berusaha melompat dari mobil saat akan digelandang ke kantor polisi.

Tersangka diketahui bernama Rahmat (19) itu, tak bisa berkutik saat ditangkap polisi di halaman parkiran rumah sakit. Tersangka diketahui bersembunyi di dalam rumah sakit, hingga polisi melakukan pengintaian menunggunya keluar.

Rahmat, merupakan dalang dari aksi penyekapan dan pemerkosaan terhadap gadis belia berusia 14 tahun. Setelah puas melancarkan aksi bejatnya, Rahmat meninggalkan korban bersama kedua rekannya di sebuah ruko. Kedua rekan rahmat yang diketahui bernama Saleh (20) dan Amir (40) sebelumnya telah diamankan oleh polisi.

Sementara itu, pelaku terpaksa ditembak polisi, lantaran berusaha melompat dari mobil saat akan digelandang ke kantor polisi. Tersangka lalu dilarikan ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara Makassar guna pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di kakinya.

Menurut Rahmat, dia berkenalan dengan korban AD melalu jejaring facebook. Selama sepekan mereka berdua berkomunikasi melalui pesan chat facebook, hingga akhirnya mengajak korban untuk jalan berdua.

“Malam itu saya janjikan dia untuk main di Pantai Losari. Terus karena sudah malam saya bawa ke ruko (tempat kerja pelaku). Saya tidur dengan dia di situ. Terus jam empat pagi saya pergi saya tinggal dia karena harus ke rumah sakit,” kata Rahmat, saat diinterogasi, Senin (14/1/2019).

Namun demikian, Rahmat menampik jika dirinya merupakan otak penyekapan itu. Menurutnya, Saleh lah yang punya rencana untuk memperkosa dan menyekap korban. Termasuk, mengancam korban agar mau melayani nafsu bejatnya dengan senjata tajam. “Itu Saleh semua pelakunya pak. Saya tidak tahu kalau dia mau memperkosa cewek itu,” ujarnya.

Sementara itu, menurut Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, Ipda Ahmad Syah Jamal, anggotanya berhasil mengetahui keberadaan Rahmat. “Sejak kemarin pagi menunggu tersangka keluar dari rumah sakit, dan akhirnya berhasil meringkus tersangka. Rahmat merupakan dalang dari penyekapan seorang gadis belia hingga menjadi korban tindakan asusila bersama dua orang rekannya,” katanya.

Usai mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, Rahmat langsung digelandang ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar, untuk diproses lebih lanjut. “Tersangka dijerat dengan Pasal 285 KUHPidana dengan hukuman seberat-beratnya 12 tahun penjara,” ujarnya.

(Imansyah Rukka/sergap).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here